KOMPAS1.ID
BANDUNG BARAT – Di tengah tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat, aksi nyata dari elemen komunitas menjadi oase yang menyejukkan. Lendeng N D’ Gank North Chapter, sebuah komunitas yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, kini tengah menjalankan misi mulia yang digagas langsung oleh Ketua North Chapter, Paul Aprianto, melalui moto tegas: “Stop Amputasi”
.
Program kemanusiaan ini lahir dari kepedulian mendalam terhadap kondisi penderita ulkus diabetikum—luka kronis yang sering kali menjadi momok menakutkan karena risiko amputasi yang tinggi. Di bawah inisiasi Paul Aprianto, komunitas ini tidak sekadar hadir, namun berkomitmen penuh untuk mendampingi para penderita agar dapat kembali pulih dan beraktivitas secara normal.
Komitmen Nyata Melampaui Batas
Sebagaimana yang tercermin dalam kegiatan “Safari Baksos” yang telah dilaksanakan di wilayah Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Lendeng N D’ Gank North Chapter bersama tim medis yang dipimpin oleh Dani Suryadi, memberikan pelayanan komprehensif. Layanan tersebut meliputi konsultasi medis, perawatan luka,
pembersihan luka, hingga edukasi kesehatan yang krusial bagi pasien dan keluarga.
Lebih dari sekadar tindakan medis, dedikasi yang diinisiasi oleh Paul Aprianto ini adalah bentuk pendampingan emosional. Komunitas berkomitmen untuk terus memantau dan mendampingi keluarga pasien hingga luka yang diderita benar-benar sembuh.
Aksi Kemanusiaan di Lapangan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tepat pada Sabtu, 18 Juli 2026, tim terus menunjukkan aksi nyatanya di lapangan, melakukan perawatan intensif bagi pasien di wilayah Jl. Terusan Cihanjuang, Karyawangi, Parongpong. Pendekatan door-to-door dan konsistensi dalam perawatan menjadi kunci agar angka amputasi dapat ditekan, sekaligus meringankan beban psikologis serta finansial keluarga pasien.
Lendeng N D’ Gank North Chapter membuktikan bahwa komunitas bukan hanya tempat bersosialisasi, melainkan juga wadah pengabdian. Melalui semangat “We Are Not Fighters, But We’re Ready to Fight”, mereka berjuang melawan rasa sakit yang diderita sesama, memastikan bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk sembuh dan menjaga keutuhan tubuhnya.
Aksi yang digerakkan oleh Paul Aprianto ini adalah bukti bahwa ketika kepedulian bersinergi dengan tindakan nyata, harapan akan kesembuhan bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diraih.# stopamputasi#pedulisesama#lendengND’gank#solid#madeup. BOB HARIAWAN. KABIRO KOTA BANDUNG














