Kontroversi Video IF, Gmaks Minta KPK Pantau Seleksi BUMD

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG – Media Kompas1.id “
Gaduhnya video seorang perempuan berinisial IF yang melaporkan dugaan pelecehan terhadap Gubernur Banten, ke Komnas Perempuan, diduga sebagai penekanan dalam seleksi pemilihan Komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pelantikan pejabat di Banten.

Diketahui, usai viralnya video pelaporan IF ke Komnas Perempuan, tak lama berselang, IF mencabut laporannya dan membuat video klarifikasi bahwa tindakannya hanyalah bentuk “emosi sesaat”.

Peristiwa ini menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat. Publik mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di balik pelaporan IF, terlebih karena momentum kasus tersebut bertepatan dengan proses seleksi jajaran direksi BUMD Banten oleh tim panitia seleksi (pansel),

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serta menjelang pelantikan sejumlah kepala dinas dan jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

Untuk di ketahui, bahwa BUMD di tingkat provinsi memiliki peran strategis dalam mengelola aset daerah, distribusi energi, perbankan daerah, hingga sektor transportasi. Posisi direksi BUMD bukan hanya jabatan administratif, melainkan pintu masuk bagi suatu golongan untuk mengakses sumber daya ekonomi dan politik yang besar. Dengan kewenangan mengatur arus modal dan proyek daerah, jabatan ini sering dipandang sebagai “kursi emas” yang dapat memperkuat pengaruh kelompok tertentu.

Baca Juga:  PUBLIK DESAK BIN, BAIS, POLDA SULUT, DAN BPH MIGAS USUT TUNTAS DUGAAN PENYALAHGUNAAN SOLAR BERSUBSIDI DI KAWASAN KOMBOS MANADO

Tak heran jika publik menduga bahwa perebutan posisi di BUMD bisa mendorong berbagai pihak untuk menghalalkan segala cara demi mendapatkan kursi tersebut. Dalam konteks ini, munculnya laporan IF—meski kemudian dicabut—dipandang sebagian kalangan sebagai bagian dari dinamika politik yang lebih luas. Namun, hingga kini belum ada bukti konkret yang mengaitkan pencabutan laporan IF dengan proses seleksi jabatan di BUMD maupun pelantikan pejabat strategis lainnya.

Spekulasi pun bermunculan. Sebagian pihak menduga bahwa isu ini tidak semata-mata persoalan pribadi, melainkan berkaitan dengan dinamika politik dan perebutan posisi strategis di pemerintahan daerah.

Namun, hingga kini belum ada bukti konkret yang mengaitkan pencabutan laporan IF dengan proses seleksi jabatan tersebut.

Pengamat politik menilai bahwa kasus ini mencerminkan kompleksitas relasi kekuasaan di daerah.

Publik diimbau untuk tetap kritis, namun juga menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang agar tidak terjebak dalam spekulasi yang belum terverifikasi.

( ARS” Kaperwil )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengukuhan AMKI Ogan Ilir Berlangsung Sederhana dan Penuh Hidmad.
MAJALENGKA BORONG 4 BESAR 10 DESA PALING MANDIRI DI JABAR 2025. Sukakerta & Sukawana Jadi Juara Bareng Skor 99,84%.
Kriminalitas Malam Meningkat di Bandung, Polrestabes Perketat Patroli
Enam Bulan Pasca pelimpahan Kejati Aceh, ALAMP AKSI Desak Kejari Aceh Singkil Ungkap Progres Dugaan Korupsi Genset Puskesmas APBD 2016
100 HARI UNTUK BUKTI.! JIKA TIDAK TEGAS, KAPOLRES BITUNG LEBIH BAIK MUNDUR
Sambut 1448 Hijriah, Bupati Safriadi Oyon Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Kekuatan Membangun Aceh Singkil
Ketua DPRD Hadir dan Menyapa Masyarakat dalam Dialog Forum
Laporan Khusus: Membedah Gurita “Makelar Kasus” di Balik Bayang-bayang Institus
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:03 WIB

Pengukuhan AMKI Ogan Ilir Berlangsung Sederhana dan Penuh Hidmad.

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:01 WIB

Kontroversi Video IF, Gmaks Minta KPK Pantau Seleksi BUMD

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:42 WIB

MAJALENGKA BORONG 4 BESAR 10 DESA PALING MANDIRI DI JABAR 2025. Sukakerta & Sukawana Jadi Juara Bareng Skor 99,84%.

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51 WIB

Kriminalitas Malam Meningkat di Bandung, Polrestabes Perketat Patroli

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:48 WIB

Enam Bulan Pasca pelimpahan Kejati Aceh, ALAMP AKSI Desak Kejari Aceh Singkil Ungkap Progres Dugaan Korupsi Genset Puskesmas APBD 2016

Berita Terbaru

Uncategorized

Pengukuhan AMKI Ogan Ilir Berlangsung Sederhana dan Penuh Hidmad.

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:03 WIB

Uncategorized

Kontroversi Video IF, Gmaks Minta KPK Pantau Seleksi BUMD

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:01 WIB