Kompas1.id
Bandung, 15 Juli 2026 – Praktik perdagangan pengaruh (influence peddling) atau yang akrab disebut “makelar kasus” kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian tertuju pada sosok Ferry Yanto Hongkiriwang. Munculnya citra diri sebagai “Sang Raja Makelar Kasus” di Kejaksaan bukan sekadar rumor pinggiran, melainkan representasi dari kekhawatiran masyarakat akan integritas sistem peradilan kita.
Mengapa Ini Penting?
Fenomena makelar kasus merusak fondasi keadilan dengan cara:
Membeli Kepastian Hukum: Penanganan perkara tidak lagi didasarkan pada fakta hukum atau bukti di persidangan, melainkan pada besaran “pelicin” yang diberikan.
Merusak Kepercayaan Publik: Setiap ada spekulasi mengenai pihak yang “bisa mengatur kasus”, kredibilitas Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang independen dipertaruhkan.
Erosi Integritas: Jika oknum luar dapat dengan leluasa mengintervensi proses hukum, maka perlindungan terhadap hak-hak warga negara menjadi sangat rentan.
Tuntutan Transparansi
Redaksi mendesak agar pihak internal Kejaksaan tidak menutup mata. Langkah-langkah yang perlu segera diambil meliputi:
Audit Internal: Melakukan pemeriksaan mendalam terhadap rekam jejak perkara yang ditangani dan keterlibatan pihak-pihak eksternal dalam pengambilan keputusan strategis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penguatan Pengawasan: Melibatkan komisi pengawas atau lembaga independen untuk memastikan tidak ada “jalur belakang” dalam penanganan kasus-kasus krusial.
Pemberian Sanksi: Memberikan sanksi tegas kepada oknum internal yang terbukti bekerja sama dengan makelar, guna memberikan efek jera yang nyata.
Penutup
Publik menuntut jawaban nyata. Label “Sang Raja Makelar” harus segera diklarifikasi melalui pembuktian hukum yang transparan. Apakah sosok ini benar-benar memiliki kendali atas alur perkara, ataukah ini adalah cerminan dari lemahnya sistem pengawasan kita? Inilah tantangan bagi institusi penegak hukum untuk memulihkan kepercayaan publik sebelum segalanya terlambat.#integritas#penegakhukum#hukumNKRI.#mafiahukum. #makelarhukum BOB HARIAWAN KABIRO KOTA BANDUNG














