Jembatan Desa Landau Badai Tak Kunjung Selesai, Warga Desak Pemerintah dan Wakil Rakyat Bertindak Nyata

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID ||  Desa Landau Badai, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu – Masyarakat Desa Landau Badai kembali menyuarakan kekecewaan terhadap lambannya penyelesaian pembangunan jembatan yang hingga saat ini belum juga rampung.

Padahal, jembatan tersebut merupakan akses vital yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan transportasi sehari-hari.

Akibat belum selesainya pembangunan jembatan tersebut, warga terpaksa melewati jalur alternatif yang kondisinya memprihatinkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur dan genangan air yang membahayakan pengguna jalan. Bahkan, sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat mengalami kerusakan akibat terjebak di ruas jalan yang rusak parah.

Seperti yang terlihat dalam dokumentasi di lapangan, sebuah kendaraan roda empat terendam hingga mencapai bagian kabin akibat kondisi jalan yang dipenuhi genangan air.

Kejadian tersebut mengakibatkan kerugian material yang cukup besar bagi pemilik kendaraan karena harus mengeluarkan biaya perbaikan mesin, sistem kelistrikan, serta komponen kendaraan lainnya.

Warga menilai pemerintah dan para wakil rakyat mulai dari tingkat Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, anggota DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, hingga anggota DPR RI yang mewakili daerah pemilihan Kalimantan Barat harus lebih serius memperhatikan kondisi yang dialami masyarakat Desa Landau Badai.

“Kami berharap pemerintah dan wakil rakyat tidak hanya hadir saat masa kampanye, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan solusi nyata.

Baca Juga:  Dugaan Praktik Medis oleh Mahasiswa di Desa Girimulya Disorot, Indikasi Pembiaran Pelanggaran Menguat.

Infrastruktur yang layak adalah hak masyarakat yang harus diperjuangkan,” ungkap salah seorang warga.

Masyarakat mempertanyakan mengapa pembangunan jembatan yang sangat penting bagi kepentingan umum tersebut hingga kini belum juga diselesaikan.

Warga berharap adanya transparansi mengenai progres pekerjaan serta kepastian waktu penyelesaian proyek agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.

Selain menghambat mobilitas warga, kondisi ini juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

Distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan aktivitas usaha masyarakat menjadi terganggu akibat sulitnya akses transportasi menuju desa.

Oleh karena itu, masyarakat Desa Landau Badai mendesak Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta seluruh pihak terkait untuk segera turun langsung ke lapangan dan mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.

Warga berharap tidak ada lagi pembiaran yang menyebabkan masyarakat terus menjadi korban akibat buruknya infrastruktur yang seharusnya menjadi prioritas pembangunan.

Masyarakat juga meminta agar aspirasi mereka didengar dan diperjuangkan oleh para wakil rakyat yang telah diberikan amanah oleh masyarakat melalui pemilihan umum.

Sebab, pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

 

 

Reporter: Deddy
Media: Kompas1ID
Silat Hulu – Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian
Isi Pulsa Listrik Rp50 Ribu, Warga Pertanyakan Selisih Saldo dan Jumlah kWh yang Masuk ke Meteran
Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo: Sosok Pemimpin Berpengalaman Siap Bawa KONI Jawa Barat Pertahankan Takhta Juara Umum
Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ungkap Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Satu Tersangka Diamankan*
Peringati HUT RI ke-81 dan FPPI ke-17, DPD FPPI Jawa Barat Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Bencana Sesar Lembang
Semangat Gotong Royong Warnai Persiapan Pernikahan di Desa Landau Badai
SEMANGAT GOTONG ROYONG WARNAI PERSIAPAN PERNIKAHAN DI DESA LANDAU BADAI
CEGAH RANAH HUKUM, BHABINKAMTIBMAS LAGADAR MEDIASI DAMAI PERKELAHIAN WARGA BINAAN
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Isi Pulsa Listrik Rp50 Ribu, Warga Pertanyakan Selisih Saldo dan Jumlah kWh yang Masuk ke Meteran

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo: Sosok Pemimpin Berpengalaman Siap Bawa KONI Jawa Barat Pertahankan Takhta Juara Umum

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ungkap Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Satu Tersangka Diamankan*

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Peringati HUT RI ke-81 dan FPPI ke-17, DPD FPPI Jawa Barat Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Bencana Sesar Lembang

Berita Terbaru