Kemarau Panjang Hingga Akhir 2026, Kota Bandung Waspadai Risiko Kenaikan Harga Bahan Pangan

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Bandung, 7 Juni 2026 – Pemerintah Kota Bandung mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kemarau panjang yang diprediksi akan berlangsung hingga akhir tahun 2026. Fenomena El Nino yang terjadi disebut berpotensi mengganggu ketersediaan pasokan pangan, terutama dari daerah-daerah pemasok utama yang menjadi penopang kebutuhan warga Kota Bandung.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menyampaikan bahwa berkurangnya curah hujan secara signifikan akan menurunkan hasil panen berbagai komoditas pertanian. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada jumlah produksi, tetapi juga memengaruhi kelancaran distribusi bahan pokok ke pasar-pasar di Kota Bandung. “Jika pasokan berkurang sementara kebutuhan masyarakat tetap tinggi, maka tidak menutup kemungkinan harga sejumlah komoditas akan mengalami kenaikan,” ungkap perwakilan DKPP Kota Bandung.

Berdasarkan analisis kondisi pertanian dan pola pasokan yang ada, terdapat sejumlah komoditas yang dinilai paling berisiko mengalami lonjakan harga jika kemarau panjang berlangsung sesuai perkiraan. Beras menempati posisi pertama, mengingat tanaman padi sangat bergantung pada ketersediaan air; penurunan hasil panen di daerah penghasil beras akan langsung memengaruhi stok dan harga di pasaran.

Selain beras, komoditas sayuran seperti cabai, bawang merah, bawang putih, serta berbagai jenis sayuran hijau juga sangat rentan. Tanaman ini memiliki siklus tanam pendek dan sangat sensitif terhadap kekeringan, sehingga kegagalan panen bisa terjadi dalam waktu singkat. Komoditas lain yang berisiko adalah jagung dan kedelai, yang tidak hanya dibutuhkan untuk konsumsi langsung, tetapi juga sebagai bahan baku pakan ternak dan industri pangan; gangguan pasokan keduanya berpotensi memicu kenaikan harga produk turunan seperti telur, daging, dan olahan makanan.

DKPP Kota Bandung pun kembali mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan bahan pangan. Langkah ini dinilai sangat penting untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan barang di pasar, agar seluruh warga tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang wajar selama masa kemarau berlangsung.

Pemerintah kota berjanji akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca, ketersediaan stok, dan pergerakan harga di pasar, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah lain untuk menjamin kelancaran pasokan ke Kota Bandung hingga akhir tahun.

Kaperwil jabar ILham pikolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PIMPIN LANGSUNG PATROLI MALAM, KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,MH.RAZIA KNALPOT BRONG
Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan
Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian
Isi Pulsa Listrik Rp50 Ribu, Warga Pertanyakan Selisih Saldo dan Jumlah kWh yang Masuk ke Meteran
Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo: Sosok Pemimpin Berpengalaman Siap Bawa KONI Jawa Barat Pertahankan Takhta Juara Umum
Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ungkap Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Satu Tersangka Diamankan*
Peringati HUT RI ke-81 dan FPPI ke-17, DPD FPPI Jawa Barat Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Bencana Sesar Lembang
Semangat Gotong Royong Warnai Persiapan Pernikahan di Desa Landau Badai
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:39 WIB

PIMPIN LANGSUNG PATROLI MALAM, KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,MH.RAZIA KNALPOT BRONG

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Isi Pulsa Listrik Rp50 Ribu, Warga Pertanyakan Selisih Saldo dan Jumlah kWh yang Masuk ke Meteran

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo: Sosok Pemimpin Berpengalaman Siap Bawa KONI Jawa Barat Pertahankan Takhta Juara Umum

Berita Terbaru