Usai Forum APS 2026, Dedi Mulyadi Sempatkan Berburu dan Beli Produk UMKM Papua, Pelaku Usaha Merasa Terhormat

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA KOMPAS1.ID
Setelah menghadiri rangkaian kegiatan Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026 di Kota Jayapura, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tidak langsung beranjak pulang. Ia menyempatkan waktu untuk berkunjung ke stan-stan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berlokasi di kawasan Papua Youth Creative Hub, Abepura.

Kunjungan ini bukan sekadar melihat-lihat pameran, Dedi terlihat aktif berinteraksi dan langsung membeli berbagai hasil karya khas tanah Papua yang dipajang oleh para pelaku usaha, mulai dari mama-mama Papua hingga para pemuda pengrajin lokal. Berbagai produk masuk ke dalam keranjang belanjaan pejabat yang akrab disapa KDM itu, antara lain noken, patung ukiran, alat musik tifa, buku budaya, kain batik bermotif khas Papua, hingga dompet unik berbahan dasar kulit kayu.

Sikap Dedi yang turun langsung mendukung ekonomi warga ini disambut dengan antusiasme dan kehangatan luar biasa oleh para pedagang. Mereka merasa bangga dan tersanjung karena produk buatan tangan mereka mendapatkan perhatian langsung dari seorang pemimpin daerah yang datang jauh dari ujung barat Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu penjual aksesoris dan kerajinan khas, Mama Tresya Ramela, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan tersebut. Baginya, kehadiran Dedi bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk dukungan nyata yang sangat berarti bagi keberlangsungan usaha mereka.

Baca Juga:  Penilaian Kampung Keluarga Berkualitas Anyelir, Komitmen Perkuat Layanan Dasar Masyarakat

“Kami sangat bersyukur dan senang sekali. Bapak Gubernur tidak hanya mampir melihat, tapi juga langsung membeli produk kami. Perhatian seperti ini sangat memberi semangat bagi kami para pelaku usaha di sini,” ungkap Mama Tresya.

Senada dengan itu, Andriana Agavitas Pincesiam selaku Bendahara Yayasan Onomi Inspire Papua Global Foundation juga menyampaikan apresiasi mendalam. Yayasan yang binaannya mencakup sekitar delapan pelaku UMKM dengan beragam produk mulai dari ukiran, tifa, batik, hingga kerajinan tangan ini menilai kehadiran Dedi menjadi suntikan semangat baru.

Momen sederhana namun berkesan ini menjadi sorotan tersendiri di tengah para peserta konferensi. Dukungan berupa pembelian langsung dinilai jauh lebih bermakna karena dampaknya terasa langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat. Para pelaku UMKM berharap langkah ini dapat membuka jalan lebih luas, agar produk-produk asli Papua semakin dikenal dan diminati pasar nasional, termasuk di wilayah Jawa Barat dan daerah lainnya di Indonesia.

NP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. DADAN SOBARA, S.KOM MM SIAP NAHKODAI DPW LSM HARIMAU JAWA BARAT USUNG VISI “PENGAWASAN & PEMBERDAYAAN”.
Menjalit Ketulusan di Hari yang Penuh Berkah: Catatan Kecil dari Aksi Berbagi Lendeng N D’Gank Chapter Barat
Pelayanan Alih Media Dinilai Terlalu Lama, Masyarakat Keluhkan Proses Hingga Berbulan-bulan
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Belajar Ekoteologi Air Hujan di Sekolah Air Hujan Banyu Bening.
Bukan Sekadar Hobi! Bonsai Day PPBI Buka Peluang Bisnis Menggiurkan di Alun-Alun Tarogong Kaler
Pemkot Bandung Kaji Penambahan Panic Button, Percepat Respons Darurat dan Tingkatkan Keamanan Ruang Publik
Satu Pesan Singkat, Sejuta Kerugian: Saat “Permohonan Maaf” IndiHome Tak Lagi Membayar Tagihan Layanan
Bonsai Mengguncang Tarogong Kaler! PBBI Sulap Alun-Alun Jadi Pusat Edukasi, Silaturahmi hingga Ladang Bisnis Tanaman Bernilai Tinggi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:11 WIB

H. DADAN SOBARA, S.KOM MM SIAP NAHKODAI DPW LSM HARIMAU JAWA BARAT USUNG VISI “PENGAWASAN & PEMBERDAYAAN”.

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:52 WIB

Menjalit Ketulusan di Hari yang Penuh Berkah: Catatan Kecil dari Aksi Berbagi Lendeng N D’Gank Chapter Barat

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:38 WIB

Pelayanan Alih Media Dinilai Terlalu Lama, Masyarakat Keluhkan Proses Hingga Berbulan-bulan

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:44 WIB

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Belajar Ekoteologi Air Hujan di Sekolah Air Hujan Banyu Bening.

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:36 WIB

Pemkot Bandung Kaji Penambahan Panic Button, Percepat Respons Darurat dan Tingkatkan Keamanan Ruang Publik

Berita Terbaru