KRONIK JALUR EVAKUASI: DARI KEPANIKAN MENUJU TITIK KUMPUL

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
SMPN 4 Cimahi Gelar Simulasi Bencana, Lendeng Fast Rescue dan Pihak Terkait Tunjukkan Kesiapan Penyelamatan

CIMAHI – Suasana tegang namun terorganisir menyelimuti lingkungan SMP Negeri 4 Kota Cimahi saat kegiatan Simulasi Penanggulangan Anggapan Bencana (SPAB) digelar. Mengangkat skenario guncangan hebat yang memicu kepanikan massal, kegiatan ini menguji kesiapan seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tim penanggulangan darurat dalam merespons situasi kritis.

Simulasi dimulai seketika saat “gempa” terjadi. Di tahap awal, seluruh siswa dan guru langsung memperagakan langkah proteksi mandiri: berlindung di bawah meja serta melindungi kepala menggunakan tas atau tangan guna menghindari benturan benda jatuh. Begitu guncangan dinilai berhenti dan kondisi dianggap aman, instruksi evakuasi segera dikumandangkan. Ratusan siswa pun bergerak tertib meninggalkan ruang kelas, beriringan menuju Titik Kumpul yang telah ditentukan di lapangan utama sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah proses evakuasi tersebut, suara sirene membelah udara menandakan kedatangan tim penanganan darurat. Armada dan ambulans dari Lendeng Fast Rescue tiba di lokasi untuk menjalankan operasi penyelamatan secara formal dan terstruktur.

Salah satu momen paling krusial dan menarik perhatian adalah simulasi penyelamatan korban yang terjebak di lantai dua gedung sekolah. Menggunakan teknik Vertical Rescue atau penyelamatan vertikal, tim Lendeng Fast Rescue dengan cekatan dan presisi menurunkan korban ke area aman di bawah menggunakan tandu khusus dan sistem tali pengaman yang telah teruji.

Baca Juga:  ‎LMND Minta Kejari Awasi Revitalisasi Sekolah di aceh singkil

Setelah dievakuasi ke area dasar, Tim Medis gabungan yang terdiri dari personel Puskesmas, Pramuka Peduli, dan Pasukan Merah Remaja (PMR) SMPN 4 Cimahi langsung sigap melakukan pertolongan pertama (First Aid) kepada para korban. Korban yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut kemudian dipindahkan menggunakan ambulans menuju fasilitas kesehatan rujukan terdekat.

Kegiatan tidak berhenti pada praktik lapangan semata. Di hadapan ratusan siswa dan tenaga pendidik yang telah berkumpul, instruktur ahli dari Lendeng Fast Rescue juga memberikan edukasi interaktif. Materi yang disampaikan meliputi teknik dasar bertahan hidup, cara mengelola kondisi psikologis saat rasa panik melanda, serta pentingnya menjaga jalur evakuasi tetap bersih dan steril demi kelancaran proses penyelamatan saat kejadian nyata.

Kegiatan gladi kesiapsiagaan ini ditutup dengan sesi evaluasi bersama dan sesi dokumentasi, menjadi bukti soliditas kerja sama antar-lembaga yang terlibat.

Melalui pelaksanaan SPAB yang terstruktur dan lengkap ini, SMPN 4 Kota Cimahi tidak hanya sekadar memenuhi kurikulum pendidikan, namun secara nyata sedang membangun fondasi budaya siaga bencana dan ketangguhan di lingkungan sekolah. Diharapkan, penanaman kesadaran mitigasi risiko sejak dini ini mampu meminimalkan dampak bencana serta melindungi aset bangsa yang paling berharga: nyawa dan keselamatan generasi penerus.

(Bob Hariawan – Kabiro Kota Bandung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haul Makam Ki Kojopati Jadi Momentum Doa Bersama dan Pelestarian Tradisi Leluhur di Tambakrejo
Pokja BASN Jadi Garda Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan
*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*
‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing
Si Pencinta Petualangan: Kisah di Balik Motor Trail
Kecerdasan Buatan: Masa Depan Teknologi dan Inovasi Manusia
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:35 WIB

Haul Makam Ki Kojopati Jadi Momentum Doa Bersama dan Pelestarian Tradisi Leluhur di Tambakrejo

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:44 WIB

Pokja BASN Jadi Garda Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:40 WIB

Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:21 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:59 WIB

*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*

Berita Terbaru