KANTOR PELAYANAN TERPADU KECAMATAN BUTUH PURWOREJO DIKRITIK: SEPI TANPA PETUGAS MESKI MASIH JAM KERJA, WARGA TERPAKSA PULANG

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
PURWOREJO – Sebuah catatan kelam menyelimuti kinerja pelayanan publik di Kantor Pelayanan Terpadu Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo. Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga menyoroti kondisi kantor kecamatan yang dinilai kurang disiplin dan tidak siap melayani masyarakat, padahal masih berada dalam jam operasional resmi yang ditetapkan.

Kejadian ini terpantau pada Jumat, 22 Mei 2026, sekitar pukul 10.20 WIB. Pada jam tersebut—yang seharusnya menjadi waktu aktif pelayanan—suasana di ruang pelayanan justru tampak sepi dan lengang. Tidak terlihat adanya aktivitas aparatur pemerintahan maupun petugas yang berjaga di lokasi pelayanan. Akibat kelalaian ini, sejumlah warga yang sudah datang jauh-jauh untuk mengurus keperluan terpaksa kecewa dan pulang kembali tanpa mendapatkan pelayanan apa pun.

Yang menjadi sorotan utama adalah ketiadaan informasi atau pengumuman apa pun yang menjelaskan alasan ketidakhadiran petugas. Warga yang datang dengan membawa berkas-berkas keperluan administrasi kependudukan, pembuatan surat-menyurat, maupun kebutuhan lainnya justru kebingungan karena tidak ada pihak yang bisa dimintai keterangan maupun pelayanan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar mengenai bagaimana Kecamatan Butuh mengelola manajemen pelayanan publik yang baik, tertib, dan bertanggung jawab. Warga menilai, keberadaan kantor kecamatan sejatinya adalah wadah yang harus tetap siaga melayani segala kebutuhan masyarakat, mulai dari urusan administrasi, surat-menyurat, hingga tempat pengaduan dan konsultasi warga.

Kekecewaan pun tak terelakkan. Masyarakat berharap jajaran pegawai dan pimpinan Kecamatan Butuh segera membenahi sistem kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara maksimal.

Pelayanan publik merupakan wajah pemerintahan di mata masyarakat. Oleh karena itu, kinerja yang baik, tepat waktu, dan disiplin harus menjadi prioritas utama agar warga mendapatkan rasa puas dan kepercayaan penuh terhadap pelayanan di ruang publik. Ketiadaan petugas di jam kerja adalah bentuk pelayanan yang belum memenuhi standar, dan perlu adanya perbaikan mendasar agar hal serupa tidak terulang kembali.

Jurnalis Haru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haul Makam Ki Kojopati Jadi Momentum Doa Bersama dan Pelestarian Tradisi Leluhur di Tambakrejo
Pokja BASN Jadi Garda Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan
*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*
‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing
Si Pencinta Petualangan: Kisah di Balik Motor Trail
Kecerdasan Buatan: Masa Depan Teknologi dan Inovasi Manusia
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:35 WIB

Haul Makam Ki Kojopati Jadi Momentum Doa Bersama dan Pelestarian Tradisi Leluhur di Tambakrejo

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:44 WIB

Pokja BASN Jadi Garda Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:40 WIB

Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:21 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:59 WIB

*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*

Berita Terbaru