SINTANG KOMPAS1.ID
Kalimantan Barat – Semangat persaudaraan, loyalitas, dan kebersamaan menjadi napas utama dalam perayaan ulang tahun ke-15 King Rattle Club Sintang, yang digelar meriah pada Sabtu, 16 Mei 2026 di kawasan Kapuas Kanan Hulu, Kabupaten Sintang. Mengusung tema “BOLDER RIDER KING RATTLE CLUB SINTANG ANNIVERSARY 15TH”, momen ini menjadi tonggak bersejarah bagi komunitas yang berdiri sejak 2011 ini dalam menapaki perjalanan panjang di dunia otomotif tanah kelahirannya, Bumi Senentang.
Dengan tagline khasnya, “Bukan Sekedar Penampilan, Tapi Karena Rasa”, King Rattle Club Sintang menegaskan eksistensinya bukan hanya sebagai wadah penyalur hobi, melainkan sebagai keluarga besar yang dibangun di atas pondasi solidaritas dan rasa persaudaraan yang mendalam antaranggota. Sejak siang hari, lokasi acara telah dipadati oleh para anggota, tamu undangan, serta rekan-rekan rider dari berbagai penjuru Kalimantan Barat yang hadir untuk berbagi kebahagiaan. Keakraban terasa kental sejak awal kegiatan, dihiasi deretan motor dengan modifikasi khas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar.
Rangkaian perayaan anniversary ini dikemas dengan beragam kegiatan menarik, mulai dari pertemuan antaranggota, sambutan panitia dan sesepuh klub, penampilan hiburan musik, sesi ramah tamah, hingga puncak acara yang berlangsung semarak hingga malam hari. Sorak semangat dan tepuk tangan yang bergema menjadi bukti hangatnya kebersamaan yang terjalin selama 15 tahun perjalanan komunitas ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Ketua Panitia kegiatan mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas konsistensi komunitas dalam bertahan dan berkembang hingga saat ini. Menurutnya, usia 15 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah komunitas otomotif, di mana berbagai suka dan duka telah dilalui bersama, namun kekompakan tetap terjaga demi menjaga nama baik organisasi.
“King Rattle Club Sintang lahir bukan hanya untuk menyalurkan hobi otomotif, tetapi juga menjadi rumah persaudaraan bagi seluruh anggota. Selama 15 tahun ini kami belajar bahwa kebersamaan jauh lebih penting daripada sekadar gaya dan penampilan,” ujarnya di hadapan ratusan peserta yang hadir.
Lebih dari sekadar berkendara, King Rattle Club Sintang juga dikenal aktif berkontribusi bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Mulai dari aksi berbagi sembako kepada warga kurang mampu, bantuan bagi korban bencana alam, bakti sosial, hingga kegiatan touring yang selalu mengedepankan keselamatan berkendara dan kekompakan. Kegiatan jelajah daerah yang rutin dilakukan tidak hanya mempererat hubungan internal, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai persaudaraan kepada masyarakat luas.
Perayaan istimewa ini turut mendapat dukungan penuh dari berbagai sponsor dan mitra pendukung, termasuk semangat dari slogan otomotif ternama “Yamaha Semakin Di Depan” yang ikut memeriahkan suasana. Kehadiran dukungan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap eksistensi komunitas yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi generasi muda di wilayah tersebut.
Berbagai ucapan selamat dan doa harapan juga mengalir dari tamu undangan serta komunitas motor lain yang hadir. Mereka menilai King Rattle Club Sintang telah menjadi salah satu komunitas terkemuka di Kabupaten Sintang, yang dikenal karena kekompakan dan solidaritas yang tak pernah luntur.
Memasuki usia ke-15, King Rattle Club Sintang bertekad untuk terus menjadi komunitas yang positif, solid, dan dapat menjadi teladan dalam menjaga persaudaraan antarpecinta otomotif. Semangat kebersamaan yang telah dibangun selama satu dasawarsa lebih ini diharapkan akan terus tumbuh dan menguat seiring berjalannya waktu.
Perayaan ini bukan sekadar pesta ulang tahun, melainkan simbol perjalanan panjang penuh cerita, loyalitas, dan rasa kekeluargaan yang terus hidup di dada setiap rider Bumi Senentang. Di bawah gemerlap lampu malam dan irama suara mesin motor yang menggelegar, satu pesan utama tersampaikan dengan tegas: sebuah komunitas bertahan bukan karena kemewahan atau penampilan, melainkan karena rasa persaudaraan yang tulus yang tumbuh di dalamnya.
Jurbalis Efendi














