Listrik Tak Stabil, Warga Tiga Kampung di Banjit Geram: PLN Dinilai Lamban dan Abaikan Keluhan

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 03:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan – KOMPAS1.id || Kekesalan masyarakat di tiga kampung, yakni Sumbersari, Sumberbaru, dan Bandar Agung, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, kian memuncak.

Pasalnya, gangguan listrik berupa pemadaman berulang, tegangan yang tidak stabil (turun daya), hingga lambannya respons petugas PLN Baradatu dinilai sudah melewati batas toleransi warga.

Permasalahan ini bukan terjadi sekali dua kali, melainkan sudah berulang dalam kurun waktu cukup lama tanpa adanya solusi nyata yang dirasakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut membuat warga merasa seolah diabaikan, padahal listrik merupakan kebutuhan vital dalam kehidupan sehari-hari.

Sugito, warga Kampung Sumbersari, mengungkapkan kekecewaannya setelah mengalami kerugian akibat listrik yang tidak stabil.

Ia menyebut, sejak pagi hari listrik di wilayahnya mengalami penurunan daya dan sering mati-hidup, hingga berdampak pada kerusakan peralatan rumah tangga.

“Sejak Kemaren pukul 08.00 WIB listrik turun daya, hidup-mati terus. Akibatnya banyak lampu di rumah saya putus. Ini bukan pertama kali terjadi,” ujarnya dengan nada kesal,Selasa (14/04/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut sangat merugikan masyarakat, terutama bagi warga yang bergantung pada listrik untuk aktivitas usaha maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Jawa Barat mulai melakukan uji coba aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 dari Command Center

Keluhan serupa juga disampaikan Erna Wati, warga Kampung Bandar Agung. Ia menilai penanganan dari pihak PLN sangat lamban dan tidak memberikan kepastian kepada masyarakat.

“Sudah kami laporkan, bahkan di aplikasi tertulis sedang dalam perbaikan. Tapi faktanya, sudah seharian tidak ada perubahan. Kami jadi bertanya-tanya, sebenarnya sedang diperbaiki atau tidak,” tegasnya.

Ernawati juga menambahkan bahwa gangguan listrik yang terjadi bukan hanya berdampak pada penerangan, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi warga, termasuk usaha kecil yang sangat bergantung pada kestabilan listrik.

Warga menilai,PLN Baradatu seharusnya lebih sigap dan transparan dalam menangani setiap laporan masyarakat.

Minimnya informasi serta lambannya tindakan justru memicu kekecewaan dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan.

Selain itu, warga juga meminta
adanya evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur jaringan listrik di wilayah Banjit, yang diduga menjadi penyebab utama seringnya terjadi gangguan.

Mereka berharap PLN tidak hanya melakukan perbaikan sementara, tetapi juga langkah konkret jangka panjang agar masalah serupa tidak terus berulang.

 

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru