MODUS TAWARKAN PROYEK KDMP, POLRES BOYOLALI TANGKAP LIMA PELAKU PENIPUAN RAIH UANG MILYARAN

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BOYOLALI – Kepolisian Resor (Polres) Boyolali, Jawa Tengah, berhasil mengamankan lima orang pelaku kasus penipuan. Kelimanya diduga memanfaatkan nama proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk mengelabui sejumlah korban di wilayah Boyolali, dengan kerugian yang mencapai miliaran rupiah.

Keterangan ini disampaikan langsung oleh Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, saat memberikan keterangan pers, Selasa (19/5/2026).

Menurut penjelasan Kapolres, kelima pelaku yang semuanya berdomisili di Jakarta tersebut menawarkan sebanyak 44 titik proyek pembangunan yang diklaim merupakan bagian dari program KDMP kepada para calon korban. Dengan iming-iming proyek yang bernilai besar, pelaku kemudian meminta sejumlah uang sebagai syarat pengurusan, biaya administrasi, hingga uang jasa, yang jumlahnya terus membengkak hingga mencapai angka miliaran rupiah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus yang digunakan dinilai sangat merugikan, karena banyak korban yang tertipu dan rela mengeluarkan uang dalam jumlah besar demi mendapatkan bagian proyek yang ternyata tidak nyata.

Baca Juga:  *POLISI MASUK SEKOLAH: BHABINKAMTIBMAS MEKARRAHAYU BEKALI SISWA BARU MTs USWATUN HASANAH SOAL DISIPLIN DAN ANTI-BULLYING*

“Kami telah menangkap lima orang pelaku yang beralamat di Jakarta. Mereka menawarkan 44 titik proyek pembangunan KDMP dan meminta uang kepada korban hingga mencapai miliaran rupiah,” ungkap Indra.

Saat ini kelima pelaku telah diamankan di Mapolres Boyolali untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap seluruh aliran dana serta jaringan yang mungkin terlibat dalam kasus ini. Pihak kepolisian juga terus berupaya mengumpulkan bukti dan menyita berbagai barang bukti yang berkaitan dengan aksi penipuan tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan teliti jika ditawari proyek dengan nilai besar, terutama yang meminta uang di muka. Masyarakat diharapkan selalu mengecek kebenaran informasi kepada instansi atau pihak berwenang sebelum memutuskan mengeluarkan uang dalam jumlah banyak, agar tidak menjadi korban kejahatan serupa.  ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hajat Huluwotan Jadi Momentum Kebersamaan Warga dalam Merawat Mata Air, Lingkungan, dan Nilai Budaya Leluhur
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81: Kaperwil Banten Kompas1.id” Mengajak kepada Semua Bersatu Mengabdi untuk Bangsa”
DI PEDALAMAN KAPUAS HULU, MERAH PUTIH BERKIBAR GAGAH DI DEPAN SETIAP RUMAH
“SANTUN SAUYUNAN” SMPN 1 KUTAWARINGIN MERIAHKAN HUT KE-81 RI DENGAN SEMANGAT KEBERSAMAAN*
AS Tawarkan Hadiah Rp 1,8 Triliun untuk Buru Delapan Pemimpin Kartel Jalisco
SAT RESKRIM POLRES OGAN ILIR UNGKAP KASUS PENYALAHGUNAAN BBM BERSUBSIDI
​KOMUNITAS LFR SIAGA: KAWAL KIRAB DUPLIKAT BENDERA PUSAKA DARI GEDUNG SATE HINGGA PAKUAN.
SEMARAK HUT RI KE-81, ANAK-ANAK PAUD MATLABUNAJAH GELAR BERBAGAI PERLOMBAAN
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Peringatan Hajat Huluwotan Jadi Momentum Kebersamaan Warga dalam Merawat Mata Air, Lingkungan, dan Nilai Budaya Leluhur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81: Kaperwil Banten Kompas1.id” Mengajak kepada Semua Bersatu Mengabdi untuk Bangsa”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:31 WIB

DI PEDALAMAN KAPUAS HULU, MERAH PUTIH BERKIBAR GAGAH DI DEPAN SETIAP RUMAH

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:21 WIB

“SANTUN SAUYUNAN” SMPN 1 KUTAWARINGIN MERIAHKAN HUT KE-81 RI DENGAN SEMANGAT KEBERSAMAAN*

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:30 WIB

SAT RESKRIM POLRES OGAN ILIR UNGKAP KASUS PENYALAHGUNAAN BBM BERSUBSIDI

Berita Terbaru