Negara Kalah Sama Ekskavator ! Galian C Ilegal Majalengka Tetap Jalan Mesti Ada Larangan Pemkab.

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA, http://Kompas1.Id – MUNAFIK! Itu kata paling pas buat potret Galian C di Majalengka hari ini. Plang “GALIAN C ILEGAL” terpampang gagah. Papan kuning Pemkab “DILARANG MENAMBANG” berdiri tegak. Tapi ekskavator kuning tetap meraung, keruk sungai, kebal hukum!

Foto selfie akun _“Dewan Iing Majalengka”_ 9 jam lalu menampar muka Pemkab & APH. Latarnya ironis: Negara bikin aturan, pasang plang, lalu pura-pura buta saat aturan diinjak-injak.

Caption Dewan Iing menohok: _“Dilema Galian C: Antara perut rakyat dan kelestarian alam”_. Terjemahan bebasnya: Antara negara takut sama rakyat miskin, atau negara kongkalikong sama cukong?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

RADBRUCH DIBUNYIKAN, TAPI PEMKAB TULI.
Dewan Iing kutip Gustav Radbruch: Solusi tambang ilegal bukan _“tutup atau tidak”_, tapi wajib seimbangkan 3 hal:
1. KEPASTIAN HUKUM: _Ilegal ya sikat!_ Mana penindakan Satpol PP & Polisi? Atau cuma berani pasang plang?
2. KEADILAN: _Sungai Cimanuk hancur, banjir langganan, siapa lindungi hak warga atas lingkungan sehat?_
3. KEMANFAATAN: _Kalau mau tutup, mana solusi buat perut penambang? Atau negara cuma bisa ngancem doang?_

“Keadilan ekologis prioritas, tapi negara wajib kasih jalan: edukasi atau legalkan tambang rakyat yang bener,” sentil Dewan Iing. Artinya: Jangan cuma galak di kertas, tolol di solusi!

BUKTI LAPANGAN: NEGARA KALAH TELAK
1. PLANG ILEGAL NANGKRING – Tapi alat berat kerja. Plang itu peringatan atau lelucon?
2. PAPA PEMKAB “DILARANG MENAMBANG”*– Berarti Pemkab sudah tahu ini haram. Lalu kenapa dibiarkan?
3. EKSKAVATOR KUNING NGEBUL – Debu nutup kampung, tebing sungai ambrol. Mana DLH? Tidur?
4. RUMAH WARGA DI BIBIR LUBANG – Kalau longsor & makan korban, siapa tanggung jawab? Plang bisa ganti nyawa?

Baca Juga:  Meresahkan Warga Saat Mabuk, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Komisi III DPRD Majalengka Iing Misbahudin : INI TAMBAK SINDIRAN BERDARAH.
Tak sebut titik lokasi, tapi foto ini surat terbuka ke Bupati & Kapolres: _“Aturan kalian cuma macan kertas! Plang kalian diinjak ekskavator! Wibawa negara kalian di mana?”_

FAKTA PAHIT: Ribuan perut di Majalengka memang makan dari pasir. Tapi ribuan hektar sawah & ribuan nyawa di hilir Cimanuk-Cisanggarung terancam mati karena sungai sekarat. Pilih mana? Atau jangan-jangan pejabatnya dapat upeti, makanya mata merem?

Kompas1.Id meminta kepada Bupati Majalengka & Kapolres:
1. Sita ekskavator di foto itu dalam 1×24 jam. Berani?
2. Umumkan ke publik: Siapa beking Galian C Ilegal ini?
3. Tawarkan solusi Radbruch: Mana WPR legal buat rakyat? Mana program alih profesi?

Kalau cuma pasang plang, anak TK juga bisa!.

Pewarta~ (Dj & Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tradisi Leluhur Tetap Terjaga, Masyarakat Luhah Rio Mendiho Gelar Penegakan Tiang Karamentang Setinggi 30 Meter Secara Gotong Royong
KPK Akan Kaji Semua Fakta Persidangan Kasus Suap Impor di Bea Cukai
KNPI Teguhkan Muscam sebagai Motor Utama Kaderisasi dan Pemberdayaan Pemuda
Pisah Sambut Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, Erwan Kusuma Pindah Tugas, Tatang Kusnawan Jabat Posisi Baru
WARGA BERSYUKUR MILIKI SERTIPIKAT TANAH GRATIS
​BEM BANTEN BERSATU KECAM KERAS PT. MANDIRI AGRO SAMBAS: RUSAK LINGKUNGAN, ANCAM KESEHATAN WARGA, DAN TINDAS HAK BURUH!
Google Chrome: Browser Cepat yang Menguasai Dunia Digital
Dandim 0412/LU Hadiri Ground Breaking Jembatan Aramco Perintis Garuda, Perkuat Konektivitas dan Dorong Ekonomi Warga Tubaba
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:09 WIB

Tradisi Leluhur Tetap Terjaga, Masyarakat Luhah Rio Mendiho Gelar Penegakan Tiang Karamentang Setinggi 30 Meter Secara Gotong Royong

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:36 WIB

KPK Akan Kaji Semua Fakta Persidangan Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:30 WIB

KNPI Teguhkan Muscam sebagai Motor Utama Kaderisasi dan Pemberdayaan Pemuda

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pisah Sambut Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, Erwan Kusuma Pindah Tugas, Tatang Kusnawan Jabat Posisi Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:26 WIB

WARGA BERSYUKUR MILIKI SERTIPIKAT TANAH GRATIS

Berita Terbaru