Dugaan Komisi 5–7% Disorot, GAMMA Ancam Aksi Lebih Besar di Kementerian PU

Daerah450 Dilihat

Jakarta -Media Kompas1.id-
Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta Selatan, Selasa (5/5), atas indikasi dugaan praktik komisi proyek dalam pekerjaan konstruksi APBN di wilayah Banten.

Aksi ini dipicu oleh rangkaian informasi yang saling menguatkan, yang mengarah pada dugaan adanya praktik permintaan “setoran” atau komisi sebesar 5% hingga 7% dari nilai kontrak proyek, yang disebut-sebut berkaitan dengan proses pelaksanaan pekerjaan di lingkungan BPJN Banten.

banner 336x280

Ade Pahrul, koordinasi aksi GAMMA menyebut bahwa dugaan tersebut bukan berdiri di ruang kosong. Informasi awal mencuat dari pemberitaan media online pada 2025 yang memuat pernyataan seorang kontraktor nasional terkait dugaan praktik komisi proyek.

Indikasi tersebut kemudian disebut menguat setelah adanya informasi dari pelaksana proyek APBN tahun 2025, khususnya pada: Satker PJN Wilayah II Banten dan PPK 2.3 BPJN Banten.

“Ada pola informasi yang saling berkaitan. Dari media, lalu dari pelaksana yang mengerjakan proyek dikewenangan Satker PJN II dan PPK 2.3 tahun anggaran 2025.,” tegas Ade

Dalam aksinya, GAMMA juga menyoroti adanya indikasi iklim tidak sehat dalam distribusi proyek yang terlihat dari fakta lapangan. Paket pekerjaan di BPJN Banten disebut cenderung dikerjakan oleh pelaksana atau kelompok yang sama dari tahun ke tahun, Kondisi ini dinilai sebagai anomali dalam sistem pengadaan yang seharusnya terbuka dan kompetitif.

GAMMA menilai fenomena tersebut sebagai indikasi kuat adanya potensi persekongkolan dan pengkondisian dalam proyek konstruksi negara.

Lebih jauh, GAMMA menyampaikan bahwa dugaan praktik komisi ini tidak dapat dipandang sebagai kasus terbatas pada satu satker atau satu PPK saja.

“Kami menduga, jika praktik ini benar terjadi, maka tidak berhenti di Satker PJN Wilayah II dan PPK 2.3 saja. Indikasi yang kami temukan mengarah pada kemungkinan praktik yang lebih luas di lingkungan BPJN Banten ,”ungkapnya
.
Namun demikian, GAMMA tetap menegaskan bahwa seluruh pernyataan tersebut merupakan indikasi yang harus diverifikasi oleh pihak berwenang.

Sehingga dalam waktu dekat GAMMA akan kembali menggelar aksi demonstrasi lanjutan hingga menuai perhatian Direktur Jenderal Bina Marga dan Menteri PU.

“Menjadi alasan kuat bagi kami untuk kembali turun aki lanjutkan dengan tekanan yang lebih besar sampai Direktur Jenderal Bina Marga dan Menteri PU turun langsung menemui,” tegasnya.

( Kaperwil Aris Prastio )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *