Dedi Mulyadi Dorong Sekolah di Jabar Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter peduli lingkungan. Ia ingin para pelajar di Jawa Barat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam.

Pesan tersebut disampaikan melalui Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto. Ia menjelaskan bahwa gubernur secara konsisten mengingatkan para guru agar nilai-nilai kecintaan terhadap alam diintegrasikan dalam proses pembelajaran sehari-hari di sekolah.

Menurut Purwanto, masa depan lingkungan sangat bergantung pada sikap generasi muda saat ini. Karena itu, sekolah diharapkan tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga membangun karakter yang sadar akan pentingnya menjaga bumi.

Ia menekankan bahwa merusak lingkungan sama artinya dengan mengancam masa depan sendiri. Sebaliknya, upaya menjaga alam merupakan investasi bagi keberlanjutan kehidupan.

Program ini direncanakan akan diterapkan melalui berbagai kegiatan, baik dalam pembelajaran di kelas maupun praktik langsung di lapangan.

Langkah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang menilai kebijakan ini sebagai upaya strategis membangun kepedulian lingkungan sejak usia sekolah.

Ke depan, kebijakan ini berpotensi menjadi inspirasi bagi pengembangan model pendidikan berbasis karakter dan lingkungan di daerah lain di Indonesia.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Gedung Perpustakaan SDN 05 PB Penai Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi dan Terbengkalai
LANDau BADAI TERKEPUNG BANJIR, ALAM DIDUGA MULAI “MEMBALAS” ULah MANUSIA
Landau Badai Terkepung Banjir, Warga: Alam Mulai “Membalas” Ulah Manusia
Lelang Gagal, Proses Hukum Jangan Dipaksa Berhenti Oleh: Adv. E. Puguh . P., S.H., M.H., CPM., CPCLE., CPArb., CPL (Ketua Divisi Advokasi & Pembelaan Wartawan DPP PJS)
Lelang Gagal, Proses Hukum Jangan Dipaksa Berhenti
Bupati Aceh Singkil Lepas Keberangkatan 91 Jamaah Calon Haji, Doakan Menjadi Haji Mabrur ‎
Hampir Sebulan Wafat’ Keluarga Korban Menanti Jawaban
Polsek Kedungwaringin Ungkap Peredaran Obat Keras Tramadol dan Hexymer, Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:02 WIB

Pembangunan Gedung Perpustakaan SDN 05 PB Penai Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi dan Terbengkalai

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:31 WIB

LANDau BADAI TERKEPUNG BANJIR, ALAM DIDUGA MULAI “MEMBALAS” ULah MANUSIA

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:23 WIB

Landau Badai Terkepung Banjir, Warga: Alam Mulai “Membalas” Ulah Manusia

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:13 WIB

Lelang Gagal, Proses Hukum Jangan Dipaksa Berhenti Oleh: Adv. E. Puguh . P., S.H., M.H., CPM., CPCLE., CPArb., CPL (Ketua Divisi Advokasi & Pembelaan Wartawan DPP PJS)

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:07 WIB

Lelang Gagal, Proses Hukum Jangan Dipaksa Berhenti

Berita Terbaru

Berita

Lelang Gagal, Proses Hukum Jangan Dipaksa Berhenti

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:07 WIB