Warga Ogan Lima Hilang di Waduk Way Rarem, Tim SAR Berpacu dengan Gulma Eceng Gondok dan Medan Sulit

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA — KOMPAS1.id ||   Operasi pencarian terhadap Aminudin Bin M. Idris (48), warga Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat, yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di kawasan Waduk Bendungan Way Rarem, Lampung Utara, masih belum membuahkan hasil.

Hingga Selasa sore (05/05/2026), tim gabungan terus berpacu dengan waktu di tengah medan berat dan hamparan gulma eceng gondok yang menutupi permukaan waduk.

Korban, seorang petani asal Dusun 8 RT 01 Desa Ogan Lima, diketahui terakhir kali meninggalkan rumah pada Senin pagi (04/05/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada keluarga, Aminudin berpamitan untuk mencari ikan dengan cara memanah di perairan Waduk Way Rarem, Desa Pekurun Selatan, Kecamatan Abung Tengah.Namun hingga malam tiba, korban tak kunjung kembali.

Kekhawatiran keluarga berubah menjadi kepanikan.Sekitar pukul 21.00 WIB, salah seorang anggota keluarga, Karim, melakukan pencarian ke lokasi dan menemukan sepeda motor Honda Supra, jerigen pelampung, tas, serta hasil tangkapan ikan milik korban di tepi waduk.Namun Aminudin tak ditemukan, memicu dugaan kuat korban tenggelam.

Sejak Selasa pagi pukul 09.00 WIB, operasi pencarian besar-besaran dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, Basarnas, Damkar Kabupaten Lampung Utara, aparat kecamatan, hingga masyarakat setempat.

Baca Juga:  SIM Keliling Hadir di Yomart Jatiwangi – Polres Majalengka Jemput Bola Bantu Masyarakat Urus Perpanjangan SIM

Sejumlah pejabat juga turun langsung memantau proses pencarian, di antaranya Camat Abung Barat Wartoni, Camat Abung Tengah Kasim, anggota DPRD Lampung Utara Tesa Anggrani, serta unsur pimpinan TNI-Polri.

Koordinator Pos Basarnas, Zian Pajri, mengatakan tim telah menerapkan berbagai metode pencarian, mulai dari penyelaman hingga manuver perahu di titik yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban.

“Pukul 14.00 WIB tim melakukan penyelaman. Kemudian pukul 16.00 WIB dilakukan manuver perahu untuk menciptakan gelombang guna memecah tumpukan eceng gondok, dengan harapan korban dapat terangkat ke permukaan,” ujarnya.

Di lapangan, operasi penyelamatan tidak berjalan mudah. Babinsa Koramil 412-07/ABB, Peltu Hendriyanto, mengungkapkan akses menuju lokasi sangat sulit dilalui kendaraan roda empat, sehingga mobilisasi perahu karet mengalami hambatan.

Tak hanya itu, tebalnya gulma eceng gondok yang menutupi sebagian besar permukaan waduk menjadi kendala utama dalam proses penyisiran.

“Hingga pukul 17.00 WIB korban belum ditemukan. Karena kondisi mulai gelap dan cuaca tidak memungkinkan, operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali Rabu pagi,” kata Hendriyanto.

Sementara itu, keluarga korban bersama warga masih bertahan di sekitar lokasi dengan penuh harap, menunggu kabar dari tim pencarian di tengah suasana duka yang menyelimuti.(**)

Satu tanggapan untuk “Warga Ogan Lima Hilang di Waduk Way Rarem, Tim SAR Berpacu dengan Gulma Eceng Gondok dan Medan Sulit”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pramuka ke-65, Kwarran Rancabali Terima Penghargaan dari Kwarcab
KADER HANURA APRESIASI LANGKAH TEGAS BUPATI KDS DEMI KENYAMANAN DAN KINERJA PEMKAB
Kejuaraan Karate Piala Bergilir Danrem 082/CPYJ Menjadi Wadah Pembinaan Bibit Unggul dan Pembentukan Karakter Bangsa
Api yang merayap di tanah perkampungan adat Lombok—seperti musibah yang melanda Kampung Adat Sade
PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) (TAHUNG QNGGARAN 2026) DARI LOKASI DARI ALOKASI DANA DESA (DD) DESA KARAMAT MULYA, KECMATAN SOREANG, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT.
SNT 1 Subulussalam Ukir Sejarah: Fakhidah Elfida Sabet Emas Olimpiade Sains Tingkat Provinsi Aceh
Bus Sekolah SNT 1 Subulussalam Resmi Beroperasi, Fasilitasi Antar-Jemput Siswa,
*Gerak Cepat Polsek Tanjung Raja Padamkan Karhutla di Tanjung Temiang, Kapolres Ogan Ilir Ingatkan Bahaya Membakar Lahan*
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:59 WIB

Hari Pramuka ke-65, Kwarran Rancabali Terima Penghargaan dari Kwarcab

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:24 WIB

KADER HANURA APRESIASI LANGKAH TEGAS BUPATI KDS DEMI KENYAMANAN DAN KINERJA PEMKAB

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:23 WIB

Kejuaraan Karate Piala Bergilir Danrem 082/CPYJ Menjadi Wadah Pembinaan Bibit Unggul dan Pembentukan Karakter Bangsa

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:06 WIB

Api yang merayap di tanah perkampungan adat Lombok—seperti musibah yang melanda Kampung Adat Sade

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:56 WIB

PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) (TAHUNG QNGGARAN 2026) DARI LOKASI DARI ALOKASI DANA DESA (DD) DESA KARAMAT MULYA, KECMATAN SOREANG, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT.

Berita Terbaru