Satu Bahasa Finansial: Menghapus Sekat Transaksi Antara Rupiah dan Yuan

Berita731 Dilihat

KOMPAS1.ID
BANDUNG, 5 Mei 2026 – Dunia digital menyaksikan tonggak sejarah baru integrasi ekonomi Asia. Bank Indonesia resmi melakukan soft launching implementasi QRIS antarnegara (cross-border) bersama Tiongkok di Beijing. Langkah ini bukan sekadar inovasi teknis, melainkan pernyataan kedaulatan moneter yang semakin mempererat hubungan ekonomi kedua negara.

Diplomasi Digital dalam Genggaman

banner 336x280

Kini, jarak antara Jakarta dan Beijing terasa semakin tipis. Warga negara Indonesia yang berkunjung ke Tiongkok dapat bertransaksi langsung menggunakan aplikasi pembayaran melalui ponsel mereka. Sebaliknya, jutaan pelancong asal Tiongkok yang memadati destinasi wisata di tanah air kini dapat melakukan pembayaran di jutaan merchant QRIS menggunakan Alipay maupun UnionPay.

Aspek yang paling revolusioner dari kerja sama ini adalah penerapan mekanisme Local Currency Settlement (LCS). Transaksi diproses secara langsung dari Rupiah ke Yuan tanpa harus melewati konversi Dolar AS. Hal ini tidak hanya memangkas birokrasi perbankan, tetapi juga menghapus biaya konversi ganda yang selama ini menjadi beban bagi konsumen dan pelaku usaha.

Potensi Pasar yang Tak Terbendung

Meski baru memasuki fase uji coba sejak Agustus 2025, data menunjukkan antusiasme pasar yang luar biasa:

Total Transaksi: 1,64 juta kali.
Nilai Transaksi: Mencapai Rp556 miliar.
Ekosistem Pendukung: Melibatkan 16 bank dan 8 lembaga non-bank di Indonesia, bersinergi dengan 19 institusi finansial terkemuka di Tiongkok.

Angka-angka ini mencerminkan kebutuhan riil masyarakat akan sistem pembayaran yang efisien, transparan, dan inklusif.

“Sekarang, mau ke Tiongkok atau turis Tiongkok ke Indonesia, cukup menggunakan ponsel di tangan. Sederhana, namun penuh makna bagi kemajuan ekonomi kita.”

Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia.

Menyongsong Grand Launching 2026

Fase transisi ini dijadwalkan akan memuncak pada Grand Launching resmi yang akan digelar di Shanghai pada Juni 2026 mendatang. Dengan kehadiran QRIS di Tiongkok, Indonesia kian mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam digitalisasi sistem pembayaran di kawasan.

Langkah ini adalah kemenangan bagi efisiensi, kemenangan bagi UMKM yang kini lebih mudah menerima turis asing, dan yang terpenting: kemenangan bagi setiap individu yang menginginkan kenyamanan tanpa batas negara.

(BOB HARIAWAN)
KABIRO KOTA BANDUNG

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *