Waspada Longsor, Jalur Selatan Jabar Diprediksi Rawan Saat Mudik Lebaran 2026

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Pemudik yang akan melintas di jalur selatan Jawa Barat saat arus mudik Lebaran 2026 diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, kawasan tersebut diprediksi rawan terjadi bencana longsor karena curah hujan yang masih cukup tinggi.

Dinas Perhubungan Jawa Barat telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami gangguan selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Wilayah selatan menjadi salah satu daerah yang perlu mendapat perhatian khusus karena kondisi geografisnya yang rawan longsor.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengatakan potensi kerawanan tersebut merujuk pada peringatan dari BMKG terkait kondisi hidrometeorologi di wilayah selatan yang masih cukup tinggi.

Ia menyebutkan, intensitas hujan yang masih sering terjadi dapat memicu pergerakan tanah di sejumlah jalur perbukitan yang dilalui kendaraan pemudik.

Karena itu, masyarakat yang memilih jalur alternatif di kawasan selatan diminta untuk selalu berhati-hati, memperhatikan kondisi jalan, serta memantau perkembangan cuaca sebelum melakukan perjalanan.

Selain potensi bencana longsor, beberapa jalur utama di Jawa Barat juga diperkirakan akan mengalami kepadatan kendaraan akibat meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Dinas Perhubungan Jawa Barat pun akan terus memberikan informasi terbaru serta imbauan kepada masyarakat terkait kondisi lalu lintas dan situasi di lapangan agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.(*Red/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LMND Desak Pemkab Aceh Singkil Segera Tunjuk Pejabat Definitif
Dedi Mulyadi Sebut Ada Perlindungan di Balik Peredaran OKT di Cimahi, Minta Langkah Tegas Tanpa Gentar
Ketua dan Pengurus PWI Ogan Ilir Masa Bakti 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Wartawan
JELANG AKSI SOLIDARITAS, POLSEK MARGAASIH RANGKUL DRIVER OJOL DAN TOKOH MASYARAKAT
DAMPAK KEMARAU, POLSEK MARGAASIH MONITORING TEROWONGAN CURUG JOMPONG NANJUNG
Polres Garut Ungkap Kasus Pengeroyokan di Tarogong Kaler, 22 Terduga Pelaku Berhasil Diamankan
Tak Lagi Bisa Suka-Suka, Penutupan Jalur Dua Gunung Meriah untuk Pesta Kini Dibatasi Ketat
‎Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk Harumkan Nama Aceh Singkil di Tingkat Nasional ‎
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:25 WIB

LMND Desak Pemkab Aceh Singkil Segera Tunjuk Pejabat Definitif

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Dedi Mulyadi Sebut Ada Perlindungan di Balik Peredaran OKT di Cimahi, Minta Langkah Tegas Tanpa Gentar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Ketua dan Pengurus PWI Ogan Ilir Masa Bakti 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Wartawan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:16 WIB

JELANG AKSI SOLIDARITAS, POLSEK MARGAASIH RANGKUL DRIVER OJOL DAN TOKOH MASYARAKAT

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:02 WIB

DAMPAK KEMARAU, POLSEK MARGAASIH MONITORING TEROWONGAN CURUG JOMPONG NANJUNG

Berita Terbaru