Tokoh Pemuda Ji’o Tala’i Padusua Angkat Bicara, Minta Pemda Halbar Gelar Diskusi Terkait Proyek Geotermal

Berita336 Dilihat

Kompas1.id Jailolo,
24 April 2026 — Tokoh pemuda Suku Sahu Ji’o Tala’i Padusua, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara angkat bicara terkait polemik Proyek Panas Bumi (Geotermal) yang terletak di kawasan hutan adat Telaga Rano Desa Goro Goro Kecamatan Sahu.

Rafy menjelaskan Bahwa, pihaknya tidak anti soal tambang, atau melarang infestor masuk ke tanah Halmahera Barat, tetapi pihaknya minta dihargai dan di hormati sebagai orang asing yang masuk di tanah kami.

banner 336x280

“Kami tidak menolak pembangunan, tetapi jika pembangunan itu tidak mendengarkan suara kami maka kami tetap akan pertahankan,” ujar Rafi

Menurutnya, Proyek geotermal berpotensi mengganggu sistem hidrologi, merusak lahan pertanian, dan mengancam kelestarian budaya kami, oleh karena itu kami menuntut adanya ruang diskusi yang jujur, di mana semua kekhawatiran dan aspirasi masyarakat didengar dan dipertimbangkan secara serius,” ujar perwakilan tokoh pemuda tersebut.

Rafi mengungkapkan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan sosial yang mungkin timbul, seperti risiko pencemaran air, penurunan produktivitas pertanian, serta gangguan terhadap ritual adat dan kearifan lokal yang masih lestari hingga saat ini. Selain itu, mereka menekankan pentingnya keterlibatan penuh dalam setiap tahap perencanaan dan pengambilan keputusan, sesuai dengan hak masyarakat adat yang diakui secara hukum.

“Intinya kita perlu ruang diskusi, sehingga yang menjadi kekhawatiran masyarakat bisa dijelaskan dalam forum tersebut, saya tegaskan diskusi ini nanti harus membuahkan solusi bukan menolak.” tegas rafy”

(Noval/Dj)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *