BMKG Keluarkan Peringatan Dini 23–26 Februari 2026: Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Masyarakat di berbagai daerah diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul perkiraan cuaca terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dalam periode 23–26 Februari 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di banyak wilayah Indonesia.

Sejumlah provinsi diprediksi terdampak, mulai dari Aceh, Sumatera Barat, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga wilayah di Sulawesi Selatan dan Papua.

Menurut BMKG, peningkatan curah hujan dipicu oleh kombinasi dinamika atmosfer, termasuk aktivitas Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuator, serta penguatan Monsun Asia yang memperkaya kandungan uap air di atmosfer Indonesia. Kondisi ini berpotensi memicu hujan lebat yang disertai angin kencang di sejumlah daerah.

Situasi ini perlu menjadi perhatian khusus karena bertepatan dengan awal Ramadan. Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air diperkirakan meningkat, terutama di wilayah rawan.

BMKG mengimbau masyarakat di daerah berstatus siaga untuk lebih berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di luar rumah pada waktu sahur, salat tarawih, maupun kegiatan kerja sehari-hari.

Pastikan untuk terus memantau pembaruan prakiraan cuaca resmi agar tetap aman dan waspada selama periode cuaca ekstrem ini.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB