*Duduk Bersama Stakeholder pemerintah kabupaten,Polres Ogan Ilir Bahas Bencana Asap dan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026*

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1. Id, Ogan Ilir

Dalam upaya memperkuat sinergitas dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Ogan Ilir bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dan seluruh stakeholder terkait menggelar rapat koordinasi (rakor) membahas bencana asap serta langkah penanggulangan karhutla, Rabu (15/04/2026) di Ruang Rapat Utama KPT Tanjung Senai.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, unsur Forkopimda, perwakilan TNI, BMKG, BPBD, perusahaan, serta para camat dan kepala desa se-Kabupaten Ogan Ilir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Ogan Ilir menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi bencana asap akibat karhutla yang berpotensi menimbulkan dampak luas, baik terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, maupun perekonomian daerah.

“Rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat penanggulangan karhutla, khususnya dampak asap yang ditimbulkan. Kita semua harus berperan aktif dalam pencegahan dan penanganannya agar tidak meluas,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo menekankan bahwa penanganan bencana asap akibat karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid dari seluruh pihak, termasuk masyarakat dan perusahaan.

“Kita harus mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain itu, penanggulangan di lapangan harus dilakukan secara cepat dan terpadu agar api tidak meluas dan asap dapat diminimalisir,” tegas Kapolres.

Ia juga menyoroti bahwa bencana asap akibat karhutla dapat mengganggu berbagai sektor, mulai dari kesehatan akibat gangguan pernapasan, terganggunya aktivitas transportasi karena jarak pandang terbatas, hingga potensi kerugian ekonomi seperti gagal panen dan distribusi bahan pokok.

Baca Juga:  Bupati Kuningan Cek Langsung 'Diego', Sapi Kurban Jumbo Pemberian Presiden Prabowo Subianto

Dalam rapat tersebut, BMKG menyampaikan bahwa wilayah Sumatera Selatan diprediksi akan memasuki musim kemarau mulai Mei hingga Juni 2026, dengan puncak kemarau terjadi pada Juli hingga Agustus. Kondisi ini meningkatkan potensi terjadinya karhutla yang berdampak pada munculnya bencana asap.

BPBD Kabupaten Ogan Ilir turut memaparkan kesiapan sarana dan prasarana, serta rencana aksi penanggulangan yang meliputi sosialisasi kepada masyarakat, pembentukan posko siaga, penyediaan peralatan pemadaman, serta kesiapan personel dalam menghadapi bencana asap akibat karhutla.

Adapun langkah-langkah penanggulangan yang disepakati dalam rakor tersebut antara lain:

Mengedepankan upaya preventif melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Mengoptimalkan patroli terpadu di wilayah rawan hotspot secara rutin.

Membentuk dan mengaktifkan posko siaga karhutla di tingkat kecamatan dan desa.

Melibatkan perusahaan dalam penyediaan sarana prasarana serta tim penanggulangan.

Melakukan pemadaman dini secara cepat, termasuk koordinasi untuk bantuan pemadaman melalui udara apabila diperlukan.

Melaksanakan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku pembakaran lahan.

Melalui forum diskusi, seluruh peserta rapat sepakat bahwa pencegahan dan penanggulangan karhutla harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencegah dan menanggulangi bencana asap akibat karhutla di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, sehingga dampaknya dapat diminimalisir secara maksimal.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB, Sesuai dengan jadwal dan berjalan lancar.

Pewarta : Reno. Sli

*HUMAS RES OI*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penambalan Jalan Desa Sendiri Oleh Warga, Bantuan Desa Belum Tercapai
Di Mana Nurani Bertetangga? Jalan Ancol Timur XIII Menyempit, Pipa WC Malah Ditutup Pot Tanaman
Sorotan Warga: Ego Sektoral di Jalan Ancol Timur XIII, Fasilitas Publik Malah Jadi Tameng Limbah Domestik
‎Jadwal Dokter Spesialis RSUD 03 Juli ‎Dokter spesialis RSUD Aceh Singkil yang hadir
‎Resah Adanya Karaoke Ilegal Ratusan Ibu Perwiritan Geruduk Lokasi Bersama TIM Gabungan SATPOL PP & WH Aceh Singkil
Desa Landau Badai: Bersatu Mewujudkan Desa yang Maju dan Sejahtera
Koramil 412-02/Sungkai Selatan Bersama Warga Kebut Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis Garuda, Akses Dua Desa Segera Terhubung
Semangat Gotong Royong Warga Dusun Sumber Maju: Perbaiki Jalan Penggah di Tengah Minimnya Perhatian Infrastruktur
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 02:37 WIB

Penambalan Jalan Desa Sendiri Oleh Warga, Bantuan Desa Belum Tercapai

Sabtu, 4 Juli 2026 - 01:35 WIB

Di Mana Nurani Bertetangga? Jalan Ancol Timur XIII Menyempit, Pipa WC Malah Ditutup Pot Tanaman

Sabtu, 4 Juli 2026 - 01:24 WIB

Sorotan Warga: Ego Sektoral di Jalan Ancol Timur XIII, Fasilitas Publik Malah Jadi Tameng Limbah Domestik

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:14 WIB

‎Jadwal Dokter Spesialis RSUD 03 Juli ‎Dokter spesialis RSUD Aceh Singkil yang hadir

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:11 WIB

‎Resah Adanya Karaoke Ilegal Ratusan Ibu Perwiritan Geruduk Lokasi Bersama TIM Gabungan SATPOL PP & WH Aceh Singkil

Berita Terbaru

Uncategorized

🔥 RESMI DIBUKA! 🔥

Sabtu, 4 Jul 2026 - 03:31 WIB