JEMBATAN GANTUNG RUSAK SEJAK DESEMBER 2025, KADES TANJUNGANOM MINTA PERHATIAN PEMERINTAH

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO KOMPAS1.ID
Kepala Desa Tanjunganom, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Kasidi, menyampaikan harapan besar agar jembatan gantung penghubung antarwilayah di desanya yang rusak segera diperbaiki atau dibangun kembali. Hal ini disampaikannya saat menanggapi kondisi jembatan yang hingga kini belum mendapatkan penanganan, pada Kamis (21/5/2026).

Menurut Kasidi, jembatan tersebut sudah rusak sejak Desember 2025 silam akibat putusnya konstruksi, sehingga tidak bisa lagi digunakan dan tidak memungkinkan untuk hanya diperbaiki saja. Ia menegaskan, infrastruktur ini memiliki peran sangat vital bagi masyarakat, karena menjadi jalur pintas yang mempersingkat perjalanan warga dari Desa Tanjunganom, Desa Mangunjayan, dan desa-desa sekitar lainnya.

Jembatan ini kerap dilalui anak-anak sekolah yang menempuh pendidikan di Desa Wareng, baik tingkat MI, SMP, maupun SMK, serta mereka yang bersekolah di wilayah Grabag dan Kutoarjo. Selain itu, akses ini juga sangat dibutuhkan petani dan peternak untuk mengolah lahan serta mencari rumput di seberang sungai, sekaligus menjadi jalur utama bagi warga dalam memenuhi kebutuhan pokok maupun berdagang ke Pasar Sidomulyo dan Pasar Mundusari di Wareng.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama beberapa bulan terakhir, kami sudah mengusulkan penanganannya ke Dinas Pertanian, Dinas BPBD Kabupaten Purworejo, hingga BBWS Serayu Opak. Namun sampai hari ini belum ada tanggapan, atau mungkin memang terkendala masalah dana,” ungkap Kasidi.

Baca Juga:  MENAMPAK MUKA NEGARA! Bendera Sobek Lusuh Masih Berkibar di Kantor POS Ciparay, Harga Diri Merah Putih Diinjak?

Ia juga menambahkan bahwa permasalahan ini pernah disampaikan kepada Anggota Dewan Nur Hidayat saat berkunjung ke lokasi, namun belum ada tindak lanjut dari pemerintah daerah maupun instansi terkait.

Di sisi lain, diketahui anggaran untuk pembangunan fisik saat ini sangat terbatas akibat kebijakan efisiensi belanja pemerintah, sedangkan pembangunan jembatan permanen membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Meski demikian, Kasidi tetap berharap agar jembatan ini segera dibangun kembali, setidaknya berupa jembatan gantung seperti kondisi semula, meskipun harapan terbesarnya adalah terwujudnya jembatan permanen yang aman dan layak pakai. Hal ini penting agar warga tidak lagi mengambil risiko berbahaya dengan menyeberangi sungai secara langsung demi memotong jalan.

“Kami hanya bisa berharap para pemangku kebijakan mendengar keluh kesah kami. Begitu juga wakil rakyat, semoga bisa membantu menyuarakan aspirasi ini, karena jembatan ini benar-benar kebutuhan vital bagi kami semua,” tutup Kasidi.

Jurnalis (Om haru OBF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Warga Djiko Lamo, Loloda Kepulauan, Sambut Meriah Saat Reses DPRD Provinsi Dapil Halut-Morotai.
Diduga Langgar UU KIP, Kepala Desa Dan Pemdes Sayana Ogah Jawab Soal APBDes-DD 2024 & 2025, Saat Dikonfirmasi Awak Media
Terima Hibah Rampasan KPK Senilai Rp1,9 Miliar, Pemkab Purworejo Siap Manfaatkan untuk Dukung Layanan Publik
Jamaah Haji Kloter 12 BTJ Terima Bantuan Wakaf 2.000 SAR di Makkah penerima langsung di dampingi Walikota H.Rasyid Bancin
‎Masyarakat Desa Tanjung Mas Pertanyakan Dana Ketahanan Pangan Rp. 293 Juta
Warung Sederhana Mbak Ella Jadi Simbol Perjuangan UMKM, Ramai Didatangi Warga
‎Rawa Singkil Dan Cerita Alam Yang Tak Pernah Hilang Dari Ingatan Masyarakat
Pisah Sambut Kapolrestabes Bandung, Apresiasi untuk Pengabdian Kombes Pol Budi Sartono dan Harapan Baru bagi Kombes Pol Dedi Supriyadi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:42 WIB

Puluhan Warga Djiko Lamo, Loloda Kepulauan, Sambut Meriah Saat Reses DPRD Provinsi Dapil Halut-Morotai.

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:19 WIB

Diduga Langgar UU KIP, Kepala Desa Dan Pemdes Sayana Ogah Jawab Soal APBDes-DD 2024 & 2025, Saat Dikonfirmasi Awak Media

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:41 WIB

Terima Hibah Rampasan KPK Senilai Rp1,9 Miliar, Pemkab Purworejo Siap Manfaatkan untuk Dukung Layanan Publik

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:31 WIB

Jamaah Haji Kloter 12 BTJ Terima Bantuan Wakaf 2.000 SAR di Makkah penerima langsung di dampingi Walikota H.Rasyid Bancin

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:25 WIB

JEMBATAN GANTUNG RUSAK SEJAK DESEMBER 2025, KADES TANJUNGANOM MINTA PERHATIAN PEMERINTAH

Berita Terbaru