Saatnya Garut Menetapkan Siaga Bencana

Berita, Daerah285 Dilihat

Garut Kompas1.id
saatnya pemkab garut menetapkan siaga bencana hidrometerologi di kabupaten garut dalam beberapa hari terakhir curah hujan tinggi, terjadi longsoran tanah di berbagai wilayah di kabupaten garut. Banyaknya rumah warga yang ambruk tertimpa longsoran tanah, rumah yang tergerus longsotan tanah, jalan lingkungan yang terputus. dan di hari sabtu 11 april 2026 sekitar pukul 22.30 terjadi

banjir di beberapa area di tarogong kidul dan kecamayan garut kota. Di sabtu sore juga terjadi angin puting beliung yang menyebabkan 7 rumah warga mengalami kerusakan di kampung ngompod dan kamping cangerek desa pamekarsari kecamatan banyuresmi. Dan akibat hujan deras di sabtu malam 11 april 2026 terjadi juga rumah ambruk tertimpa longsoran tanah di desa sukamenak wanaraja.

banner 336x280

dengan adanya siaga bencana hidrometeorologi maka BTT bisa digunakan untuk penanganan bencana. mobilisasi personel lebih bisa dioptimalkan.

Penetapan status siaga bencana hidrometeorologi oleh Pemerintah kabupaten garut hal yang krusial untuk mengantisipasi potensi ancaman bencana seperti banjir, tanah longsor, dan puting beliung. Status ini menjadi dasar hukum bagi Pemda untuk mempercepat penanganan melalui penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga.

Warga garut yang terdampak bencana hidrometeorologi membutuhkan penyediaan kebutuhan dasar seperti air bersih, sanitasi, pangan, sandang, pelayanan kesehatan, dan penampungan sementara.

Perlu diketahui personel pusdalops BPBD Garut hanya 25 orang, tagana dinsos garut hanya 40 orang. Personel disdamkar keselamatan hanya 90 orang yang dibagi kedalam 10 pos.

Jumlah personel ini sangat tidak ideal mengingat luas wilayah garut 307.407 hektar atau 3.074 kilometer persegi dengan populasi mencapai 2,9 juta jiwa. Kabupaten Garut memiliki topografi yang didominasi pegunungan dan perbukitan, dengan kemiringan tamah diatas 40 derajat mencakup 41,06 persen dari total luas wilayah. Kondisi ini meningkatkan potensi longsor. Apalagi dengan curah hujan kadang kadang sangat tinggi, dan ini meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi di kabupaten garut.

Semoga pemkab garut segera melakukan langkah langkah konkret untuk melindungi warga garut dari intaian bencana hidrometeorologi.

Wa Ratno

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *