Peredaran uang program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumedang mencapai 137,9 miliar

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang1.id
Peredaran uang program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumedang mencapai 137,9 miliar per bulannya. Saat ini sudah ada 164 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdiri dari 136 SPPG aglomerasi dan 28 SPPG terpencil. “Peredaran uang dari program MBG di Sumedang mencapai Rp 137 miliar per bulannya. Ini luar biasa, menggerakan ekonomi di Sumedang,” kata Bupati Dony Ahmad Munir.

Menurutnya, program MBG memerlukan bahan baku pangan yang banyak dan SPPG masih mengambil bahan pangan dari pasar tradisional yang dapat memicu inflasi. “Ngambil barangny masih dari Pasar Caringin. Ada rantai pasok untuk MBG jangan hanya ke Caringin saja belanjanya. Kami sudah beberapa kali rapat, Dinas Pertanian dan kelompok tani untuk bisa memenuhi pasokan untuk MBG. Pemerintah harus hadir,” katanya.

Bupati Dony mengaku saat ini kuantitas dan kualitas produk pangan lokal belum optimal. “Kontinyuitas produksi pertanian lokal belum stabil, kami terus berupaya supaya kebutuhan MBG dipasok dari petani yang ada di Sumedang,” katanya.

Sebab, terang Bupati Dony, iklim Kabupaten Sumedang mendukung pertanian. Luas lahan pertanian 31.544 ha, 20,24% dari luas wilayah Kabupaten Sumedang, 155.872 hektare. “ Penduduk yang bekerja di sektor pertanian 134.128 orang dari 606.638 orang penduduk bekerja (22,11%), terbesar dibandingkan pekerja pada sektor lainnya,” katanya.

Bupati Dony menyebutkan sampai saat ini sudah 85 persen penerima mamfaatnya. “Kami percepat saja karena akan lebih banyak penerima mamfaatnya. Ada 355.906 penerima manfaat, anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita. Stunting berkurang , makan bergizi terpenuhi,” katanya.

Sumber: Humas Sumedang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB