APBK Aceh Singkil 2026, Dua Fraksi Menolak, Pengesahan Berakhir Buntu

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id
Sidang Paripurna DPRK Aceh Singkil yang beragendakan pengambilan keputusan atas Rancangan Qanun (Raqan) APBK 2026 berakhir antiklimaks. Harapan agar anggaran daerah segera disahkan pupus setelah dua dari tiga fraksi secara tegas menyatakan penolakan dalam rapat yang digelar pada Rabu (8/4/2026).

‎Kegagalan kesepakatan ini terjadi di tengah desakan masif dari para camat, kepala desa, hingga jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang berharap anggaran segera cair untuk memutar roda pembangunan. Namun, realita di meja hijau berkata lain.

‎Konfigurasi politik di gedung dewan terbelah tajam. Fraksi Sahabat dan Fraksi Gerakan Pembangunan Berkarya (GPB) berdiri kokoh di barisan penolak.

‎Sementara itu, Fraksi NasDem menjadi satu-satunya kekuatan yang memberikan lampu hijau bagi draf anggaran tersebut.
‎Lantaran tidak tercapainya mufakat, pimpinan sidang, H. Amaliun, terpaksa mengambil langkah taktis dengan menskor rapat paripurna.

‎”Kami bersama pihak eksekutif akan terlebih dahulu melakukan konsultasi ke Pemerintah Provinsi Aceh sebelum menjadwalkan ulang pembahasan,” ujar Amaliun di hadapan peserta sidang.

‎Penolakan kedua fraksi tersebut bukan tanpa alasan. Mereka membidik sejumlah poin krusial dalam draf anggaran yang dinilai melukai nurani publik. Salah satu yang paling disorot adalah rencana pengadaan mobil dinas baru untuk Bupati serta pengadaan tanah SR.

‎Anggota Fraksi Sahabat, Taufik, dengan nada lugas menyampaikan bahwa prioritas anggaran saat ini dianggap melenceng dari kebutuhan mendesak masyarakat.

‎”Persoalan tanah bandara, akses jalan Kuala Baru, hingga infrastruktur pasca-banjir masih terbengkalai. Bagaimana mungkin di tengah kondisi ini, rencana pengadaan mobil dinas tetap dipaksakan? Ini terkesan tidak peka. Maka, kami menyatakan menolak!” tegas Taufik usai membacakan pandangan akhir fraksinya.

‎Selain masalah pengadaan barang, kedua fraksi juga meragukan Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dipatok pemerintah. Mereka menilai angka tersebut terlalu optimis dan sulit dicapai secara realistis, yang berisiko menciptakan defisit di kemudian hari.

‎Suasana ruang sidang sempat diwarnai ketegangan antar polemik internal. Beberapa anggota dewan mengeluhkan kurangnya komunikasi dan mengaku tidak dilibatkan dalam proses musyawarah sebelum keputusan final diambil.

‎Meski sempat terjadi adu argumen, situasi berhasil dikendalikan. Seluruh anggota dewan sepakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah dan memastikan bahwa proses politik ini tetap berjalan di atas koridor hukum yang berlaku.

‎Reporter Sabri.

Baca Juga:  Pembangunan Drainase di Dusun V Desa Bindu Dimulai, Tingkatkan Infrastruktur dan Cegah Genangan Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek SPAM Mojolagres Rp9,9 Miliar Disorot: Dugaan Pelanggaran K3 Kembali Terjadi, Komitmen Perbaikan Dipertanyakan
Pramuka Terbaik Kabupaten Bandung Siap Bawa Nama Baik Daerah di Jamnas XII
Diduga Komitmen Hanya Omong Kosong, Pelanggaran K3 di Proyek Rp9,9 Miliar SPAM Mojolagres Masih Terulang
Police Go To School, Kapolsek Setu Beri Selamat SMAN 1 Setu Raih Juara 1 Youth Movement
Apel Kesiapsiagaan Bencana Kekeringan, PMI Perkuat Respons dan Layanan Air Bersih
Wujudkan Kepedulian Sosial, Pengurus DPD dan DPC LSM Trinusa Bagikan Bansos Sambut Rakernas Ke-4
Disperkimtan Hadir dalam Apel Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla
PKKMB Prabu Unpad 2026 Digelar 10–12 Agustus, Dedi Mulyadi Beri Kuliah Umum dan Berdialog dengan Mahasiswa Baru
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Proyek SPAM Mojolagres Rp9,9 Miliar Disorot: Dugaan Pelanggaran K3 Kembali Terjadi, Komitmen Perbaikan Dipertanyakan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Pramuka Terbaik Kabupaten Bandung Siap Bawa Nama Baik Daerah di Jamnas XII

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Diduga Komitmen Hanya Omong Kosong, Pelanggaran K3 di Proyek Rp9,9 Miliar SPAM Mojolagres Masih Terulang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Police Go To School, Kapolsek Setu Beri Selamat SMAN 1 Setu Raih Juara 1 Youth Movement

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Wujudkan Kepedulian Sosial, Pengurus DPD dan DPC LSM Trinusa Bagikan Bansos Sambut Rakernas Ke-4

Berita Terbaru