Pantau Stabilitas Pangan Jelang Lebaran, Kapolres Majalengka Bersama Wakil Bupati Cek Stok dan Harga di Pasar Tradisional

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalengka,kompas1.id
Guna memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) tetap stabil menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, jajaran Polres Majalengka bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah pusat perbelanjaan dan pasar tradisional. Kegiatan monitoring ini dilaksanakan pada Jumat (13/3/2026) siang di wilayah Kabupaten Majalengka.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., memimpin langsung pengecekan di Pasar Tradisional Kadipaten. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan, Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H., C.P.H.R., Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka Gatot Sulaeman, A.P., M.Si., serta Wakil Pimpinan Perum Bulog Cirebon Sandi Kusuma Putra, S.Kom. Turut hadir pula perwakilan Badan Pangan Nasional, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, unsur Muspika Kecamatan Kadipaten, dan perwakilan pengelola pasar.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memantau stabilisasi pasokan serta memastikan harga pangan tetap terjangkau di tengah meningkatnya permintaan pasar menjelang lebaran. Langkah ini sangat krusial untuk mencegah terjadinya penimbunan barang maupun kenaikan harga yang tidak wajar yang dapat memberatkan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Kapolres menyampaikan bahwa stok kebutuhan pokok secara umum di wilayah Kabupaten Majalengka masih tersedia dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga hari raya nanti. Meskipun terdapat tren kenaikan harga pada beberapa komoditas tertentu, secara keseluruhan kenaikan tersebut dinilai belum signifikan dan aktivitas jual beli di pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan masih berjalan normal dan aman.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan menyambut hari raya dengan tenang tanpa perlu khawatir akan ketersediaan bahan pangan. Stok di pasar-pasar tradisional dalam kondisi aman.

***Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Majalengka Bongkar Kasus Bobol Bengkel, Sparepart Rp26 Juta Digondol Pelaku, Jejak Terungkap dari Facebook
Aksi Curanmor Dini Hari di Majalengka Digagalkan, Pelaku Tertangkap Massa Saat Dorong Motor Korban
Satres Narkoba Polres Majalengka Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Pria Asal Talaga Diciduk di Parkiran Alfamart
Polres Majalengka Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Ribuan Pil Tramadol dan Trihexyphenidyl Disita
“HUKUM JANGAN TUMPUL KE ATAS!” Kasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek 2 Tahun Lebih, Aparat Dipertanyakan
Menanggapi laporan warga terkait Penemuan sesosok Mayat laki-laki di Area perkebunan Blok Batununggul, Desa Werasari,
Gerak Cepat 12 Jam, Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Pemilik Angkringan di Kadipaten
Penemuan Mayat Gegerkan Warga Gunungmanik, Polisi Lakukan Olah TKP
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:20 WIB

Polres Majalengka Bongkar Kasus Bobol Bengkel, Sparepart Rp26 Juta Digondol Pelaku, Jejak Terungkap dari Facebook

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:18 WIB

Aksi Curanmor Dini Hari di Majalengka Digagalkan, Pelaku Tertangkap Massa Saat Dorong Motor Korban

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:14 WIB

Satres Narkoba Polres Majalengka Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Pria Asal Talaga Diciduk di Parkiran Alfamart

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:10 WIB

Polres Majalengka Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Ribuan Pil Tramadol dan Trihexyphenidyl Disita

Selasa, 14 April 2026 - 08:33 WIB

“HUKUM JANGAN TUMPUL KE ATAS!” Kasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek 2 Tahun Lebih, Aparat Dipertanyakan

Berita Terbaru