Pemkab Kerinci dan PT KMH Tebar Ikan Endemik di Danau Kerinci, Perkuat Ekosistem dan Ekonomi Nelayan

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI – KOMPAS1.id ||  Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama PT KMH melakukan penebaran kembali (restocking) ikan endemik di perairan Danau Kerinci, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata menjaga kelestarian ekosistem danau sekaligus memperkuat keberlanjutan sumber daya perikanan bagi masyarakat sekitar.

Program restocking tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam upaya menjaga keseimbangan lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penebaran ikan lokal dilakukan untuk meningkatkan kembali populasi ikan endemik yang menjadi bagian penting dari rantai ekosistem Danau Kerinci.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Kerinci Monadi bersama jajaran perangkat daerah terkait.

Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian sumber daya alam serta mendukung keberlanjutan sektor perikanan.

Sebagai salah satu danau terbesar di Provinsi Jambi, Danau Kerinci memiliki peran strategis, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi.

Selain menjadi habitat berbagai jenis ikan lokal, danau ini juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak nelayan yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor perikanan.

Bupati Kerinci Monadi mengatakan, kegiatan restocking ikan endemik merupakan langkah penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem danau sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya perikanan di masa depan.

“Restocking ini bukan sekadar penebaran ikan, tetapi bagian dari komitmen bersama menjaga kelestarian ekosistem Danau Kerinci. Jika ekosistem terjaga, maka manfaatnya juga akan dirasakan langsung oleh para nelayan dalam jangka panjang,” ujar Monadi.

Baca Juga:  Musdes LPJ BUMDes Tertunda 3 Tahun, BPD Tanjangrono Diduga Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan?

Ia juga mengapresiasi kontribusi PT KMH yang turut berperan dalam program pelestarian lingkungan melalui penebaran ikan endemik di Danau Kerinci.

Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dalam kegiatan konservasi menjadi bagian penting dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan kerja sama yang baik, berbagai program pelestarian dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kerinci, Tito Rivano, menjelaskan bahwa penebaran ikan endemik ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan populasi ikan di perairan danau.

Ia menyebutkan, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah daerah terus mendorong upaya konservasi sumber daya perikanan agar populasi ikan lokal tetap terjaga.

“Restocking menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat keberadaan ikan endemik di habitat aslinya sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem danau,” jelas Tito.

Selain berdampak pada aspek ekologis, program ini juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dengan meningkatnya populasi ikan, produktivitas nelayan di kawasan Danau Kerinci diharapkan ikut meningkat sehingga dapat mendukung kesejahteraan masyarakat.

Melalui program ini, pemerintah berharap Danau Kerinci tetap menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekaligus warisan alam yang dapat terus dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.(DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brimob Polda Metro Jaya Amankan 2 Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Lubang Buaya, Celurit Disita
Izin Diklaim Lengkap, Dokumen Tak Ditunjukkan: Kinerja KSOP Bitung Dipertanyakan, Kasus Pemotongan Kapal “SALVAGE” Jadi Sorotan.
“R Supit Desak: Dirjen – Irjen Kementrian Perhubungan RI Segera Copot Kepala KSOP Bitung “Polemik Izin Pemotongan Kapal Salvage Jadi Sorotan
Eep Jamaludin Sukmana , Dewan Jalankan Fungsi Pengawasan Berbasis Laporan Masyarakat
Pembagian Wilayah Pelayanan ATR/BPN Kabupaten Bandung Dinilai Mempermudah Masyarakat Urus Administrasi Pertanahan
AKSI MAHASISWA 18 AGUSTUS 2026: SUARA KRITIS GENERASI MUDA, PEMERINTAH WAJIB MENDENGAR
Pelayanan ATR/BPN Kabupaten Bandung Semakin Rapi dan Teratur, Proses Pemohon Kini Lebih Terarah
Mengenal Shimon Sakaguchi: Penemu Pengendali Sistem Imun yang Mencegah Autoimun
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Amankan 2 Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Lubang Buaya, Celurit Disita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Izin Diklaim Lengkap, Dokumen Tak Ditunjukkan: Kinerja KSOP Bitung Dipertanyakan, Kasus Pemotongan Kapal “SALVAGE” Jadi Sorotan.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:59 WIB

“R Supit Desak: Dirjen – Irjen Kementrian Perhubungan RI Segera Copot Kepala KSOP Bitung “Polemik Izin Pemotongan Kapal Salvage Jadi Sorotan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Eep Jamaludin Sukmana , Dewan Jalankan Fungsi Pengawasan Berbasis Laporan Masyarakat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:27 WIB

Pembagian Wilayah Pelayanan ATR/BPN Kabupaten Bandung Dinilai Mempermudah Masyarakat Urus Administrasi Pertanahan

Berita Terbaru