Polemik SPMB Jabar 2026: Gangguan Sistem Direspons dengan Penonaktifan Kepala UPTD Tikomdik

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Keluhan dan kemarahan orangtua siswa terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat tahun 2026 akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selama beberapa hari terakhir, berbagai laporan bermunculan menyebutkan adanya gangguan server yang parah, kesulitan mengakses sistem daring, hingga kebingungan dalam proses pemetaan dan penempatan sekolah yang menimbulkan kekhawatiran luas di masyarakat.

Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Pemprov Jawa Barat mengambil keputusan tegas dengan menonaktifkan sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (UPTD Tikomdik) Dinas Pendidikan Jawa Barat. Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi mendalam atas penyebab ketidaksiapan sistem yang mengganggu jalannya proses penerimaan siswa baru tahun ini.

Keputusan itu pun disambut dengan beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian warga menilai langkah tersebut sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam menangani polemik yang terjadi. Namun di sisi lain, tidak sedikit yang menyampaikan bahwa pergantian atau penonaktifan pejabat hanyalah langkah awal, bukan solusi utama. Mereka menekankan hal yang paling mendasar adalah memastikan hak setiap siswa mendapatkan layanan pendidikan yang adil, transparan, dan tidak terhambat oleh kendala teknis.

Sambil menunggu proses investigasi berjalan untuk mengetahui akar permasalahan dan bertanggung jawab sepenuhnya, pemerintah daerah telah segera menunjuk pejabat baru sebagai Pelaksana Harian. Penunjukan ini bertujuan agar layanan teknologi di bidang pendidikan tetap berjalan normal dan tidak mengganggu kelanjutan tahapan proses penerimaan siswa baru berikutnya.

Kasus ini menjadi salah satu isu pendidikan yang paling banyak diperbincangkan di Jawa Barat dalam beberapa pekan terakhir. Pasalnya, pelaksanaan SPMB ini menyangkut masa depan dan kesempatan belajar bagi ribuan calon peserta didik di seluruh wilayah Jawa Barat. Masyarakat berharap pemerintah segera memperbaiki seluruh kekurangan yang ada sehingga proses seleksi dapat berjalan lancar dan adil bagi semua pihak. ***Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas SDM Transportasi, Kota Subulussalam Jalin Kerja Sama dengan BPSDMP Kemenhub dan Sejumlah Lembaga
Program Adiwiyata Bangkit di Tanggamus, 186 Sekolah Daftar SIDIA, Tujuh Sekolah Jalani Validasi
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Utara Bersihkan Masjid, Gereja dan Wihara Perkuat Toleransi Umat
Bapenda Bedas Run Digelar, Bupati Ajak Warga Taat Pajak untuk Pembangunan
Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Lampung Utara Gelar Bakti Religi di Masjid, Gereja dan Wihara
Bapenda Bedas Run Digelar, Bupati Ajak Warga Taat Pajak untuk Pembangunan
POLRES OGAN ILIR BERSAMA POLSEK MUARA KUANG GELAR PRESS RELEASE PENGUNGKAPAN KASUS PEMBUNUHAN BERENCANA, TERUNGKAP MOTIF PELAKU NEKAT HABISI KORBAN*
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT Jadi Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi MBG
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:18 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM Transportasi, Kota Subulussalam Jalin Kerja Sama dengan BPSDMP Kemenhub dan Sejumlah Lembaga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:44 WIB

Program Adiwiyata Bangkit di Tanggamus, 186 Sekolah Daftar SIDIA, Tujuh Sekolah Jalani Validasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:31 WIB

Polemik SPMB Jabar 2026: Gangguan Sistem Direspons dengan Penonaktifan Kepala UPTD Tikomdik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:59 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Utara Bersihkan Masjid, Gereja dan Wihara Perkuat Toleransi Umat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:58 WIB

Bapenda Bedas Run Digelar, Bupati Ajak Warga Taat Pajak untuk Pembangunan

Berita Terbaru