Rambu Penunjuk Arah Rusak di Baning Panjang, Warga Soroti Tanggung Jawab Pemerintah Daerah

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Sintang, Kalimantan Barat – Kondisi rambu penunjuk arah di kawasan Baning Panjang, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, menjadi sorotan masyarakat. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (12/02/2026) sekitar pukul 08.21 WIB, terlihat papan rambu arah menuju SIBAU dan BANING dalam keadaan rusak dan sebagian terlepas dari rangkanya.

Rambu yang seharusnya berfungsi sebagai petunjuk arah bagi pengendara justru tampak miring dan menggantung tidak pada posisi semestinya. Kondisi ini dinilai dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan serta berpotensi menimbulkan kebingungan bagi pengendara, terutama bagi pendatang yang belum mengenal wilayah tersebut.
Selain mengganggu estetika tata ruang jalan, kerusakan fasilitas umum seperti ini juga mencerminkan perlunya perhatian serius dari pemerintah daerah melalui instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan atau dinas teknis lainnya yang berwenang dalam pengelolaan sarana prasarana jalan.

Beberapa warga setempat menyampaikan kekhawatiran mereka. Rambu penunjuk arah memiliki fungsi vital sebagai penunjang keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Jika dibiarkan dalam kondisi rusak, bukan tidak mungkin dapat terjadi kesalahan arah, perlambatan mendadak, bahkan potensi kecelakaan lalu lintas.
Masyarakat berharap pemerintah daerah Kabupaten Sintang segera turun tangan untuk melakukan pengecekan, perbaikan, atau penggantian rambu yang rusak tersebut. Tindakan cepat dan tanggap sangat diperlukan guna memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.

Sebagai fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran negara, perawatan dan pengawasan secara berkala merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah. Pengawasan rutin dapat mencegah kerusakan yang lebih parah dan memastikan seluruh infrastruktur jalan tetap dalam kondisi baik dan layak pakai.
Selain itu, koordinasi lintas instansi juga diperlukan apabila kerusakan disebabkan oleh faktor eksternal seperti cuaca ekstrem, kecelakaan, atau faktor lainnya. Transparansi informasi kepada masyarakat terkait tindak lanjut perbaikan pun dinilai penting agar publik mengetahui bahwa laporan dan keluhan mereka mendapat respons.

Warga Baning Panjang berharap peristiwa ini menjadi perhatian serius dan tidak berlarut-larut. Infrastruktur jalan yang aman dan tertata merupakan bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari.
Dengan adanya perhatian dan langkah nyata dari pemerintah daerah serta instansi terkait, diharapkan kondisi rambu penunjuk arah di Baning Panjang segera diperbaiki demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

Jurnalis Effendy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denda Adat Rp23 Juta Tak Kunjung Dibayar, Warga Pertanyakan Ketegasan Pengurus Adat Lubuk Antuk
Tambang Pasir “Mepet Jalan” di Sanggau: Ancaman Nyata di Jalur Vital Kalimantan
Tumpukan Pasir Dekat Badan Jalan di Sanggau Ancam Keselamatan Pengguna Jalan
Benda Sitaan Kejari Sanggau Diduga Dibongkar Diam-Diam, Aktivitas Misterius di Bantaran Sungai Picu Kecurigaan
Tragis di Jembatan Sungai Seberu: Truk Tangki Terjun ke Jurang, Sopir Tewas di Tempat
Empat Media Satu Suara: Kompas 1ID, Bidik Kasus, News, dan Gertak ID Mantapkan Barisan Kawal Kebenaran di Pedalaman Kalbar
Saya, Didy, bersama Reko Saputra dan seluruh keluarga besar Sanjaya Grup mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Media Nasional Kalbar: Perkuat Sinergi dan Kawal Penanganan Dugaan Kriminalisasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:49 WIB

Denda Adat Rp23 Juta Tak Kunjung Dibayar, Warga Pertanyakan Ketegasan Pengurus Adat Lubuk Antuk

Minggu, 12 April 2026 - 09:10 WIB

Tambang Pasir “Mepet Jalan” di Sanggau: Ancaman Nyata di Jalur Vital Kalimantan

Minggu, 12 April 2026 - 08:55 WIB

Tumpukan Pasir Dekat Badan Jalan di Sanggau Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Sabtu, 11 April 2026 - 08:18 WIB

Benda Sitaan Kejari Sanggau Diduga Dibongkar Diam-Diam, Aktivitas Misterius di Bantaran Sungai Picu Kecurigaan

Jumat, 10 April 2026 - 04:09 WIB

Tragis di Jembatan Sungai Seberu: Truk Tangki Terjun ke Jurang, Sopir Tewas di Tempat

Berita Terbaru