TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Pesawaran, Kolaborasi TNI dan Pemkab Dorong Percepatan Pembangunan Desa

Berita, Daerah61 Dilihat

 

 

banner 336x280

KOMPAS1.id || 10 Februari 2026 – Komitmen mempercepat pembangunan wilayah pedesaan kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026. Kegiatan yang digagas Kodim 0421/Lampung Selatan ini resmi dibuka melalui upacara di Lapangan Desa Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Selasa (10/2/2026).

TMMD menjadi salah satu program strategis TNI Angkatan Darat yang secara konsisten memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur serta kesejahteraan warga desa.

Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. selaku inspektur upacara. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pejabat TNI dan pemerintah daerah, di antaranya Pangdam XXI/Raden Intan yang diwakili Aster Kodam XXI/Raden Intan, Danrem 043/Gatam yang diwakili Kaster Korem 043/Gatam, Dandim 0421/Lampung Selatan, Wakil Ketua I DPRD Pesawaran, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Pesawaran beserta anggota, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Pesawaran, camat dan unsur Uspika Way Khilau, para kepala desa, serta Ketua BPD se-Kecamatan Way Khilau.

Pelaksanaan TMMD ke-127 di Kabupaten Pesawaran difokuskan di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, dan akan berlangsung hingga penutupan pada 11 Maret 2026. Sebanyak 214 personel TNI diterjunkan untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan.

Dalam laporan pelaksanaan, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav M. Nuril Ambiyah menjelaskan bahwa sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 666 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter, pembangunan talud sepanjang 540 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 5 unit, serta pembangunan 5 unit sumur bor.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-127 juga mengedepankan program nonfisik berupa berbagai penyuluhan, antara lain wawasan kebangsaan dan bela negara, sekolah ramah anak, peternakan dan perikanan, bahaya judi online dan pornografi, keamanan dan ketertiban masyarakat, pencegahan narkoba, penyuluhan hukum, hingga edukasi lingkungan hidup.

Kegiatan pembukaan TMMD turut dirangkaikan dengan aksi sosial kemasyarakatan, seperti pelayanan kesehatan dan sunatan massal, pelayanan KB dan pencegahan stunting, donor darah, pendampingan serta bantuan bagi pelaku UMKM, penyuluhan toleransi antarumat beragama yang disertai penyerahan kitab suci Al-Qur’an, hingga penyaluran bantuan ketahanan pangan dan sarana pendukung Kelompok Wanita Tani (KWT).

Dalam amanatnya, Bupati Pesawaran menegaskan bahwa TMMD merupakan simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa. Ia menilai program ini memberikan dampak signifikan dalam mempercepat pembangunan wilayah, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, sejalan dengan tema TMMD ke-127, “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan TMMD membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen, tidak hanya TNI, tetapi juga pemerintah daerah dan masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong demi memastikan seluruh program berjalan optimal.

“Semoga TMMD ini menjadi momentum penguatan soliditas dan sinergi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *