Warga Empat Desa Gotong Royong Lakukan Perbaikan jalan Menuju Way Gendot

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara – KOMPAS1.id || Kondisi akses jalan satu-satunya menuju Way Gendot, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara, saat ini sangat memprihatinkan. Pada Selasa, 10 Februari 2026, terlihat sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah, terutama di bagian tebing yang rawan longsor.

Jalan tersebut merupakan urat nadi penghubung sekaligus tumpuan aktivitas masyarakat dari empat desa. Namun hingga kini, perbaikan permanen belum juga terealisasi.

Kerusakan semakin parah akibat tingginya curah hujan sejak Desember hingga Januari, bahkan hingga saat ini hujan masih sering turun dengan intensitas tinggi. Air hujan menggerus badan jalan, sehingga permukaan menjadi licin, berlubang, dan sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini tentu sangat menghambat mobilitas warga, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kegiatan sosial lainnya.

Melihat kondisi tersebut, para kepala desa di wilayah menuju Way Gendot, bersama masyarakat dan Babinsa setempat, bahu-membahu melakukan perbaikan jalan secara swadaya.

Upaya ini bahkan telah menjadi kegiatan rutin warga demi memastikan akses tetap bisa dilalui.

Saat ditemui awak media, Kepala Desa Karang Waringin, Dedi, menyampaikan bahwa kegiatan perbaikan jalan sudah berlangsung kurang lebih satu bulan terakhir.

Baca Juga:  Proyek TPT SDN Lio madur 133 Juta Diduga Asal Jadi, Pemborong Kabur Hindari Awak Media

“Sudah kurang lebih satu bulan ini kami bersama warga, baik dari desa kami maupun desa sekitar, bergotong royong secara bergantian untuk membenahi badan jalan yang rusak, khususnya di tebing-tebing yang terjal. Karena banyak titik yang rusak dan membuat mobil maupun motor tidak bisa melintas,” ujar Dedi.

Terkait kebutuhan material seperti batu, pasir, dan semen, Dedi menjelaskan bahwa seluruhnya berasal dari sumbangan masyarakat.

“Untuk pembelian material seperti batu, pasir, dan semen, semuanya murni sumbangan dari masyarakat setempat, baik warga desa kami maupun desa-desa lain yang menggunakan jalan ini. Bahkan kepala desa tetangga juga turut terjun langsung bergotong royong bersama warga,” tambahnya.

Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terkait agar akses jalan menuju Way Gendot dapat segera diperbaiki secara permanen.

Mengingat jalan tersebut memiliki peran vital dalam menunjang mobilitas, perekonomian, serta aktivitas sosial warga dari empat desa. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gerakan Kecil Dengan Harapan Besar Untuk Masyarakat Aceh Singkil
Kunjungan Kerja Anggota DPD RI Amaliah Sobli, Serap Aspirasi Warga Desa Rantau Panjang
VS Aesthetic Clinic: Dedikasi Kecantikan dengan Sentuhan Hati dan Profesionalisme Tanpa Batas
Mantan Menteri Ristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook
Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat Modus Pelemparan, 2 Petugas Diganjar Piagam Penghargaan
Ngahiji Dina Napas, Raga-Rasa-Jiwa: Seni Pernapasan Usik Budi Bawana Tekankan Harmoni Fisik dan Spiritual
Dedi Mulyadi Lontarkan Peringatan Keras: Pengawasan Dana Desa Makin Ketat, Penyimpangan Tak Akan Dibiarkan
Sentra Abiyoso dan Dinsos Gelar Sunatan Massal Gratis untuk Anak Kurang Mampu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:06 WIB

‎Gerakan Kecil Dengan Harapan Besar Untuk Masyarakat Aceh Singkil

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:02 WIB

Kunjungan Kerja Anggota DPD RI Amaliah Sobli, Serap Aspirasi Warga Desa Rantau Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:15 WIB

VS Aesthetic Clinic: Dedikasi Kecantikan dengan Sentuhan Hati dan Profesionalisme Tanpa Batas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:31 WIB

Mantan Menteri Ristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WIB

Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat Modus Pelemparan, 2 Petugas Diganjar Piagam Penghargaan

Berita Terbaru