SEMAINDO: Penghianatan Terhadap Warga Sendiri James Uang Bupati Halbar Rela Jual Telaga Ranu

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas 1.id, Jakarta — Ketua Sentrum Mahasiswa Indonesia Halmahera Barat DKI Jakarta (SEMAINDO), Sahrir Jamsin, melontarkan kritik keras terhadap Bupati Halmahera Barat, James Uang, yang dinilai sebagai aktor utama dibukanya jalan investasi proyek geothermal Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Ranu di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

Sahrir menegaskan, proyek geothermal Telaga Ranu bukan proyek kecil. Berdasarkan peta resmi WKP, Telaga Ranu memiliki luas wilayah sekitar ±16.650 hektare dengan status Survei Rinci, yang mencakup kawasan hutan penyangga, daerah tangkapan air, serta wilayah ekologis vital yang menopang kehidupan masyarakat Jailolo dan sekitarnya.

“James Uang bukan korban kebijakan pusat. Ia adalah aktor sadar yang demi kepentingan dan jabatannya sebagai bupati, rela menjual Telaga Ranu dan membuka jalan bagi investasi masuk. Ini adalah pengkhianatan terhadap rakyat Halmahera Barat,” tegas Sahrir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

SEMAINDO menilai Telaga Ranu merupakan kawasan strategis ekologis yang memiliki fungsi penting sebagai sumber air, kawasan resapan, dan habitat keanekaragaman hayati. Namun kawasan seluas 16.650 hektare tersebut justru dipertaruhkan atas nama proyek energi, tanpa perlindungan maksimal terhadap lingkungan dan masyarakat.

Dalam proyek ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI telah menetapkan PT Ormat Geothermal Indonesia, anak perusahaan korporasi energi asal Amerika Serikat, sebagai pemenang lelang WKP Telaga Ranu. Menurut SEMAINDO, keputusan tersebut semakin menegaskan bahwa kepentingan investasi lebih diutamakan dibanding keselamatan ekologis dan hak rakyat lokal.

Baca Juga:  SEJARAH TERTULIS: Setelah 22 Tahun, UU PPRT Resmi Lahir, Nasib PRT Kini Terlindungi

“Alih-alih berdiri sebagai benteng terakhir rakyat, James Uang justru berubah menjadi makelar kebijakan. Ia lebih sibuk membuka karpet merah bagi investor, daripada menjaga hutan, air, dan keselamatan masyarakatnya sendiri,” lanjut Sahrir.

Sahrir menegaskan, dalih transisi energi yang digunakan pemerintah hanyalah tameng politik untuk menutupi kegagalan kepemimpinan daerah dalam melindungi ruang hidup rakyat. Ia menyebut, energi bersih yang dibangun di atas pembukaan hutan, perusakan ekosistem, dan potensi konflik sosial adalah kebohongan moral.

“Jabatan itu amanah, bukan alat tawar-menawar. Ketika seorang bupati lebih memilih investasi daripada rakyatnya sendiri, maka ia layak dicatat sebagai pemimpin yang gagal secara etika dan sejarah,” kata Sahrir.

SEMAINDO menegaskan bahwa kebijakan geothermal Telaga Ranu cacat secara demokratis, karena diputuskan tanpa pelibatan masyarakat lokal secara bermakna, tanpa persetujuan bebas dan diinformasikan (FPIC), serta tanpa keterbukaan dokumen kajian lingkungan kepada publik.

Atas dasar itu, SEMAINDO memastikan akan terus mengawal dan melawan proyek geothermal Telaga Ranu, termasuk dengan menggelar aksi unjuk rasa dan konsolidasi gerakan mahasiswa serta elemen rakyat Maluku Utara di Jakarta.

“Sejarah Halmahera Barat akan mencatat: Telaga Ranu terancam bukan karena rakyat, tetapi karena keputusan politik James Uang, “tutup Sahrir.

(Noval).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Virgo Hilang Kontak di Laut Jawa, 243 Orang di Dalam Kapal Jadi Fokus Operasi SAR
Prabowo Perkuat Perlindungan Ekonomi Rakyat, Dari Rekening Bank hingga Antisipasi El Nino
Presiden Prabowo Bahas Situasi Nasional dan Penanganan Karhutla
Gaji Rp3 Juta Tak Otomatis Masuk Desil 10, Gus Ipul: Kesejahteraan Tak Bisa Diukur dari Penghasilan Saja
1,49 Juta KPM Terseret Indikasi Judi Online, Bansos Terancam Dicabut
Bulan Kemerdekaan 2026 Resmi Diluncurkan, Pemerintah Siapkan Rangkaian Agenda Nasional Sambut HUT ke-81 RI
PERADI RAYA Serahkan Naskah RUU Advokat ke Komisi III DPR RI, JMI Dukung Penguatan Profesi Advokat
Prabowo Lantik Kepala Badan Gizi Nasional dan Pimpinan URI, Perkuat Program Gizi serta Cetak SDM Unggul
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 12:06 WIB

Kapal Virgo Hilang Kontak di Laut Jawa, 243 Orang di Dalam Kapal Jadi Fokus Operasi SAR

Selasa, 8 September 2026 - 09:16 WIB

Prabowo Perkuat Perlindungan Ekonomi Rakyat, Dari Rekening Bank hingga Antisipasi El Nino

Rabu, 2 September 2026 - 10:16 WIB

Presiden Prabowo Bahas Situasi Nasional dan Penanganan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Gaji Rp3 Juta Tak Otomatis Masuk Desil 10, Gus Ipul: Kesejahteraan Tak Bisa Diukur dari Penghasilan Saja

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:51 WIB

1,49 Juta KPM Terseret Indikasi Judi Online, Bansos Terancam Dicabut

Berita Terbaru