KOMPAS1.ID || Ban pesawat bukanlah komponen yang bisa dianggap remeh. Di balik ukurannya yang besar dan tampilan yang kokoh, terdapat teknologi canggih yang dirancang untuk menahan beban luar biasa dari pesawat saat lepas landas, mendarat, dan bergerak di landasan pacu. Tidak heran jika harga satu buah ban pesawat bisa jauh melampaui nilai sebuah mobil bekas di pasaran.
Komponen ban pesawat dirancang dengan standar keselamatan yang sangat tinggi. Bahan dasarnya menggunakan campuran karet khusus yang tahan terhadap panas ekstrem, tekanan berat, dan gesekan yang luar biasa saat bersentuhan dengan landasan pacu. Selain itu, struktur dalam ban juga dilengkapi dengan bahan penguat seperti serat karbon atau nilon untuk menjaga bentuk dan ketahanannya.
Performa yang dibutuhkan membuat biaya produksi ban pesawat menjadi sangat mahal. Setiap ban harus melalui serangkaian uji coba ketat sebelum bisa digunakan secara komersial. Uji coba mencakup kemampuan menahan beban maksimal, ketahanan terhadap suhu tinggi hingga ratusan derajat Celsius, serta kemampuan bertahan saat terjadi kondisi darurat seperti kebocoran udara.
Harga satu ban pesawat bisa berkisar jutaan hingga puluhan juta dolar AS, tergantung jenis dan ukurannya. Misalnya, ban untuk pesawat jenis besar seperti Boeing 747 atau Airbus A380 memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan ban untuk pesawat kecil kelas regional. Angka ini jelas melebihi harga banyak jenis mobil bekas yang biasanya berada di kisaran ribuan hingga puluhan juta rupiah saja.
Selain harga pembelian awal yang mahal, biaya pemeliharaan dan penggantian ban pesawat juga tidak murah. Ban pesawat memiliki umur pakai yang terbatas berdasarkan jumlah siklus lepas landas dan pendaratan, bukan jarak tempuh. Setelah mencapai batas siklus tertentu, ban harus segera diganti meskipun tampilan luarnya masih terlihat baik, demi menjaga keselamatan penerbangan.
Perbedaan harga yang signifikan antara ban pesawat dan mobil bekas juga mencerminkan perbedaan fungsi dan risiko yang ada. Kesalahan pada ban pesawat bisa menyebabkan bencana yang sangat besar dengan korban jiwa dan kerusakan materi yang luar biasa. Sementara itu, masalah pada ban mobil bekas meskipun berbahaya, cenderung memiliki dampak yang lebih terbatas dalam skala dan lingkupnya.
Dengan demikian, tidaklah mengherankan bahwa harga ban pesawat berada pada level yang jauh di atas mobil bekas. Setiap rupiah yang dikeluarkan untuk ban pesawat merupakan investasi untuk menjamin keselamatan ribuan penumpang dan kru yang terbang setiap hari di seluruh dunia.(Red)
















