Ketua GNAK Tantang Lembaga Yudikatif Dalam Menegakkan Hukum Di Negara Republik Indonesia

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Sulawesi Utara, -Republik ini lagi dalam kondisi kritis menyikapi permasalahan krusial,.kasus korupsi merajalela hampir di semua provinsi dan kabupaten kota seluruh indonesia, bahkan krisis ini menyelimuti para punggawa di Republik ini baik DPR RI, para Menteri terlibat dalam skandal mafia dan berindikasi jaringan internasional sindikat ini harus segera di berantas sampai akarnya

Tanah kita yang subur sekarang telah berganti, hutan tandus di gunduli bahkan di keruk tanah sedalam ribuan kilomerer demi mengais kekayaan alam.untuk di berikan ke negara asing

Biota laut musna hilang seketika di rampok, minyak bumi kita hilang enta kemana, perlakuan ini sangat menyiksa rakyat yang bangga dengan kekayaan alam kita, semua sirna di telan para penguasa demi mendapatkan hasil secara pribadi kelompok dan jaringan internasional

Di mana para penegak hukum ..? dengan segalah retorika dan argumen, hukum harus di tegakkan para koruptor di tangkap dan di adili serta mendapatkan hukuman seberat beratnya, mana faktanya ..? rakyat jangan terus di bodohi, kedaulatan sepenuhnya di tanggan rakayat

GNAK Gerakan Nasional Anti Korupsi akan terus berada garda paling depan bersama rakayat, demi keadilan bagi seluruh rakyat indonesia

Hukum harus jadi panglima di republik ini, tangkap dan adili para koruptor jangan tebang pilih

Kami GNAK tantang lembaga Yudikatif dalam menegakkan hukum di bumi ibu pertiwi ini “Pungkas John Pade Ketua Umum GNAK

(Noval).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Bung Karno dan Maestro Seni Indonesia Tutup Usia
Komisaris BPR Apresiasi Peran Media sebagai Sarana Informasi yang Membangun
Komisaris BPR Apresiasi Peran Media sebagai Sarana Informasi yang Membangun
‎AMPAS Kritik Keras Pemda dan KONI Aceh Singkil, Enam Atlet Silat ke Malaysia Malah Dibiayai Patungan Orang Tua
🎉 HARI JADI KOMPAS1.ID: KABIRO KUNINGAN BAGIKAN 50 PAKET SEMBAKO KEPADA LANSIA DAN JANDA
HARI JADI KOMPAS1.ID: TETAP DI SISI MASYARAKAT, HADIR BUKAN HANYA INFORMASI, TAPI JUGA KEPEDULIAN
HARI JADI KOMPAS1.ID: KABIRO KUNINGAN BAGIKAN 50 PAKET SEMBAKO KEPADA LANSIA DAN JANDA
HARI JADI KOMPAS1.ID: PIMPINAN REDAKSI BAGIKAN 100 PAKET SANTUNAN UNTUK ANAK YATIM, LANSIA, DAN JANDA
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 05:12 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Bung Karno dan Maestro Seni Indonesia Tutup Usia

Jumat, 25 September 2026 - 06:15 WIB

Komisaris BPR Apresiasi Peran Media sebagai Sarana Informasi yang Membangun

Jumat, 25 September 2026 - 06:06 WIB

Komisaris BPR Apresiasi Peran Media sebagai Sarana Informasi yang Membangun

Jumat, 25 September 2026 - 05:59 WIB

‎AMPAS Kritik Keras Pemda dan KONI Aceh Singkil, Enam Atlet Silat ke Malaysia Malah Dibiayai Patungan Orang Tua

Jumat, 25 September 2026 - 05:05 WIB

🎉 HARI JADI KOMPAS1.ID: KABIRO KUNINGAN BAGIKAN 50 PAKET SEMBAKO KEPADA LANSIA DAN JANDA

Berita Terbaru