Hampir Sebulan Wafat’ Keluarga Korban Menanti Jawaban

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Luwuk Banggai
Laka lantas tunggal masih menyisahkan cerita pilu kondisi korban dan kesedihan seorang ibu rumah tangga yang sedang hamil menanti kelahiran anak pertamanya tanpa suami yang telah wafat. Kecamatan Bunta, kabupaten Luwuk Banggai “Sulteng’ 15/05/2026,

Kecelakaan tunggal pengemudi sepeda motor merek Honda Beat warna putih dengan nomor polisi DN 2225 RP di duga milik pengedar miras inisial (pulu) desa tomeang dusun III yang di kendarai oleh korban bernama Rifal Ibrahim’ warga Desa tomeang Dusun III pada tanggal 27/04/2026 tepatnya pukul 18:00 WITA, di perbatasan antara dua kecamatan’ kecamatan Bunta dan Kecamatan Nuhon,yang mengakibatkan pengendara motor mengalami luka berat dan meninggal di tempat kejadian.

Sukrin Ibrahim orang tua korban mendatangi kepolisian sektor kecamatan Bunta untuk mengkonfirmasi insiden tersebut namun belum mendapat jawaban ,harapan keluarga korban agar pihak kepolisian dapat membantu pengungkapan kronologis kejadian,namun pihak piket SPKT sektor Bunta jawabnya masih menunggu hasil dari Satuan Lantas Polres Luwuk….

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keluarga korban dalam insiden itu terdapat banyak kejanggalan ,di antaranya kondisi kendaraan yg mengalami kerusakan pada spido meter dan behel belakang yg bengkok vertikal,dan tidak terdapat lecet pada body kiri dan kanan kendaraan tersebut.
Korban yang di duga mengalami benturan tidak wajar di bagian kepala, di antaranya kuping sebelah kanan yang hampir terlepas dan benturan di duga benda keras di hampir semua bagian kepala, dalam video rekaman kondisi korban saat itu terdapat Benda keras (batu bata) entah dari mana asalnya, berhubung hasil pengamatan awak media di lokasi tepatnya dekat jembatan perbatasan antara kedua kecamatan itu adalah jalan yang tidak mudah untuk menemukan batu bata.

Baca Juga:  ‎Muhammad Ricko pratama resmi menjadi PJ IMASIL Aceh Barat, usung perkuat solidaritas dan meningkatkan kembali nilai kekeluargaan dalam tubuh IMASIL Aceh barat

Korban beberapa saat sebelum insiden itu’ dari dusun III Desa Tomeang kecamatan Nuhon menuju Desa Laonggo kecamatan Bunta bertujuan mengambil atau menjemput galon berisi miras milik pengedar miras (pulu) warga dusun III Desa tomeang, hingga saat ini di duga masih aktif mengecer minuman haram tersebut kepada warga di wilayah sekitarnya,dalam perjalanan balik dari Desa Laonggo menuju Nuhon tepat memasuki perbatasan antara kedua kecamatan di kabarkan korban mengalami insiden tersebut.

Hasil investigasi dan keterangan warga bahwa dalam satu dusun yakni dusun III Desa Tomeang saja diduga terdapat tiga (3) pengedar barang terlarang,targetnya tidak meliputi umur, hal ini di buktikan oleh keluhan orang tua warga dusun setempat.

Peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak dari pihak APH paling dekat dengan situasi dan kondisi wilayah tersebut sangat berperan penting untuk menindaki dan mengantisipasi bisnis terlarang dan peredaranya guna mengobati kekhawatiran orang tua dan dampak terhadap anak yang bisa saja menjadi target selanjutnya.

(Noval/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Aceh Singkil Lepas Keberangkatan 91 Jamaah Calon Haji, Doakan Menjadi Haji Mabrur ‎
Polsek Kedungwaringin Ungkap Peredaran Obat Keras Tramadol dan Hexymer, Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal
Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Chapter Barat
Wisatawan Asal Garut Meninggal Dunia Terseret Ombak di Pantai Madasari
Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Lendeng N D’Gank Chapter Barat
Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah Ringkus Dua Pengedar Sabu di Kelurahan Sarudik
Negara Dinilai Kalah, Warga Soroti Lemahnya Penegakan Hukum Kehutanan di Kubu Raya
KEPALA DESA CIHANJUANG, “Kerja Nyata Tak Menunggu Anggaran, Demi Warga Cihanjuang”.
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:04 WIB

Bupati Aceh Singkil Lepas Keberangkatan 91 Jamaah Calon Haji, Doakan Menjadi Haji Mabrur ‎

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:54 WIB

Hampir Sebulan Wafat’ Keluarga Korban Menanti Jawaban

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:33 WIB

Polsek Kedungwaringin Ungkap Peredaran Obat Keras Tramadol dan Hexymer, Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:06 WIB

Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Chapter Barat

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:20 WIB

Wisatawan Asal Garut Meninggal Dunia Terseret Ombak di Pantai Madasari

Berita Terbaru

Berita

Hampir Sebulan Wafat’ Keluarga Korban Menanti Jawaban

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:54 WIB