Kecamatan Silat Hulu Menanti Janji Politik yang Tak Kunjung Datang

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalbar Kompas1.id
Masyarakat Kecamatan Silat Hulu, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, hingga kini masih berjibaku dengan kondisi jalan dan jembatan yang jauh dari kata layak. Banyak jembatan yang masih menggunakan kayu bulat, rapuh, serta minim struktur pengaman—mengancam keselamatan setiap warga yang melintas. Janji-janji politik yang pernah disampaikan saat masa kampanye seolah menguap tanpa realisasi.

Hak Dasar yang Seharusnya Dipenuhi

Warga Silat Hulu tidak menuntut fasilitas mewah. Mereka hanya meminta hak dasar: akses jalan dan jembatan yang aman, kuat, dan layak digunakan. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa hampir seluruh jembatan di wilayah ini masih jauh dari standar infrastruktur dasar yang semestinya diterima masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dasar Hukum yang Mengikat Pemerintah

UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan
Pasal 4 menegaskan bahwa jalan merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

PP No. 34 Tahun 2006 tentang Jalan
Pasal 12 menyebutkan bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab atas pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan di wilayahnya.

Baca Juga:  Tambang Pasir “Mepet Jalan” di Sanggau: Ancaman Nyata di Jalur Vital Kalimantan

Sanksi bagi Pemerintah yang Lalai

UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
Pasal 52 menyatakan bahwa penyelenggara pelayanan publik yang tidak memenuhi kewajibannya dapat dikenai sanksi administratif.

UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
Pasal 354 menegaskan bahwa kepala daerah yang tidak melaksanakan kewajibannya dapat diberikan sanksi administratif sesuai ketentuan.

Desakan untuk Pemerintah: Saatnya Bergerak

Pemerintah daerah harus segera turun tangan memperbaiki kondisi jalan dan jembatan di Silat Hulu. Penantian masyarakat sudah terlalu panjang. Janji politik wajib dibuktikan dengan kerja nyata, bukan sekadar slogan saat kampanye.

Infrastruktur bukan hanya soal pembangunan, tetapi menyangkut hak hidup aman dan bermartabat bagi seluruh warga. Sudah saatnya pemerintah memenuhi tanggung jawabnya.
🚨 Keselamatan warga tidak boleh menunggu.

Reporter Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denda Adat Rp23 Juta Tak Kunjung Dibayar, Warga Pertanyakan Ketegasan Pengurus Adat Lubuk Antuk
Tambang Pasir “Mepet Jalan” di Sanggau: Ancaman Nyata di Jalur Vital Kalimantan
Tumpukan Pasir Dekat Badan Jalan di Sanggau Ancam Keselamatan Pengguna Jalan
Benda Sitaan Kejari Sanggau Diduga Dibongkar Diam-Diam, Aktivitas Misterius di Bantaran Sungai Picu Kecurigaan
Tragis di Jembatan Sungai Seberu: Truk Tangki Terjun ke Jurang, Sopir Tewas di Tempat
Empat Media Satu Suara: Kompas 1ID, Bidik Kasus, News, dan Gertak ID Mantapkan Barisan Kawal Kebenaran di Pedalaman Kalbar
Saya, Didy, bersama Reko Saputra dan seluruh keluarga besar Sanjaya Grup mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Media Nasional Kalbar: Perkuat Sinergi dan Kawal Penanganan Dugaan Kriminalisasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:49 WIB

Denda Adat Rp23 Juta Tak Kunjung Dibayar, Warga Pertanyakan Ketegasan Pengurus Adat Lubuk Antuk

Minggu, 12 April 2026 - 09:10 WIB

Tambang Pasir “Mepet Jalan” di Sanggau: Ancaman Nyata di Jalur Vital Kalimantan

Minggu, 12 April 2026 - 08:55 WIB

Tumpukan Pasir Dekat Badan Jalan di Sanggau Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Sabtu, 11 April 2026 - 08:18 WIB

Benda Sitaan Kejari Sanggau Diduga Dibongkar Diam-Diam, Aktivitas Misterius di Bantaran Sungai Picu Kecurigaan

Jumat, 10 April 2026 - 04:09 WIB

Tragis di Jembatan Sungai Seberu: Truk Tangki Terjun ke Jurang, Sopir Tewas di Tempat

Berita Terbaru