STOP!!! BALAP LIAR JALAN RAYA BUKAN AREA BALAP

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat, Kompas1.id-
updatenetizen.id – Sat lantas polres Lampung barat kembali mengingatkan masyarakat, terutama remaja dan generasi muda, agar tidak melakukan aksi balap liar di jalan umum. Selain berbahaya bagi diri sendiri, aksi nekat ini juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang merugikan orang lain. Senin 24 November 2015

Kapolres Lampung Barat AKBP Rinaldo Aser, SH, SIK, MSI. Melalui, Kasat Lantas Polres Lampung Barat IPTU Deni Saputra,SH,MM., menegaskan pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap pengendara yang kedapatan melakukan balap liar. Penindakan ini sejalan dengan aturan tegas dalam Pasal 297 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

“Balap liar bukan hanya melanggar hukum, tapi juga mengancam keselamatan jiwa. Kami mengimbau masyarakat untuk bijak dalam berkendara dan tidak menggunakan jalan umum sebagai arena balapan,” ujar kasat lantas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Pasal 297 UU LLAJ disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara berbalapan di jalan dapat dikenakan pidana kurungan paling lama 1 tahun, atau denda paling banyak Rp3 juta. Aturan ini berlaku untuk semua pengendara, baik sepeda motor maupun mobil.

Baca Juga:  Fun Run 5K Lamsel Fest 2025 Hadir Serba Gratis, Ribuan Warga Antusias Ikuti Gelaran HUT ke-69 Lampung Selatan

“Jangan pernah anggap remeh balap liar. Sanksinya jelas, dan risiko kecelakaannya bisa fatal, tidak hanya bagi pelaku, tapi juga pengguna jalan lain,” tambahnya.

“Kami berharap partisipasi aktif masyarakat. Jika ada yang melihat atau mengetahui lokasi balap liar, segera laporkan. Polisi akan segera menindaklanjutinya,” kata kasat

Kasat lantas iptu Deni menekankan pentingnya peran orang tua, sekolah, dan komunitas untuk memberikan edukasi sejak dini. Menurutnya, remaja sering tergoda ikut balap liar karena dorongan adrenalin dan pengaruh lingkungan, tanpa memikirkan risiko hukum maupun keselamatan.

“Lebih baik energi anak-anak muda disalurkan lewat ajang resmi seperti drag race, road race, atau kompetisi balap yang legal dengan standar keselamatan. Polisi siap berkolaborasi dengan komunitas otomotif untuk menyalurkan hobi di tempat yang tepat,” pungkasnya.

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Utara Bersihkan Masjid, Gereja dan Wihara Perkuat Toleransi Umat
Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Lampung Utara Gelar Bakti Religi di Masjid, Gereja dan Wihara
Gubernur Mirza Ajak Perantau Minang Berkolaborasi Bangun Lampung
Lampung Perkuat Pengelolaan JDIH Sebagai Pilar Transparansi Pemerintahan
HGN 2026 di Lampung Bakal Digelar di Mal, BGTK Siapkan Konsep Nasional yang Lebih Dekat dengan Masyarakat
Polres Lampung Utara Bersama Dinas Perdagangan Lakukan Pemantauan SPBU Pasca Penyesuaian Harga Pertamax
GMBI Lampung Utara Masuki Era Baru, Wawi Aryadi Nahkodai Organisasi dan Siapkan Program Kerja Pro-Rakyat
Presiden Buka Munas HIPMI XVIII di Lampung, Pemprov Perkuat Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:59 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Utara Bersihkan Masjid, Gereja dan Wihara Perkuat Toleransi Umat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:54 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Lampung Utara Gelar Bakti Religi di Masjid, Gereja dan Wihara

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:25 WIB

Gubernur Mirza Ajak Perantau Minang Berkolaborasi Bangun Lampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:21 WIB

Lampung Perkuat Pengelolaan JDIH Sebagai Pilar Transparansi Pemerintahan

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:12 WIB

HGN 2026 di Lampung Bakal Digelar di Mal, BGTK Siapkan Konsep Nasional yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

Berita Terbaru