Diduga Bau dan Baso Makanan Bagi Balita Program Makanan Bergizi di Cinunuk Jadi Sorotan

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Bandung | Kompas1.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi solusi untuk meningkatkan gizi balita, kini menghadapi kritik di Kampung Cipadati, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi.

Warga melaporkan adanya dugaan bahwa makanan yang dibagikan kepada balita berbau tidak sedap dan bahkan sudah basi.

Makanan Tidak Layak Konsumsi
Laporan dari lapangan menyebutkan bahwa beberapa paket makanan yang disalurkan kepada keluarga dengan balita menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Makanan ini diduga tidak layak konsumsi karena mengeluarkan bau aneh, sebuah indikasi bahwa bahan makanan yang digunakan tidak segar atau proses pengolahannya tidak higienis.

Ini merupakan masalah serius, mengingat sasaran program ini adalah balita, kelompok usia yang paling rentan terhadap masalah kesehatan akibat makanan yang tidak aman.

Potensi Risiko Kesehatan
Mengkonsumsi makanan yang basi dapat menimbulkan risiko kesehatan serius pada balita, seperti keracunan makanan, diare, dan masalah pencernaan lainnya.

Kondisi ini justru bertolak belakang dengan tujuan awal program MBG, yaitu untuk mencegah stunting dan malnutrisi. Jika laporan ini benar, upaya baik dari pemerintah bisa berbalik menjadi ancaman bagi kesehatan anak-anak.

Baca Juga:  *Polres Ogan ilir, Polsek Tanjung Raja' Datangi TKP Kebakaran Dua Rumah Milik Warga di Desa Arisan Deras Pastikan Takada Korban jiwa*

Perlunya Investigasi dan Perbaikan Menyeluruh
Menanggapi laporan ini, pihak terkait, baik dari pemerintah desa, kecamatan, maupun dinas kesehatan, perlu segera melakukan investigasi. Penyelidikan harus mencakup rantai pasok makanan, mulai dari pemasok bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi.

Penting untuk memastikan apakah ada penyimpangan prosedur, kelalaian dalam pengawasan, atau penggunaan bahan makanan yang tidak memenuhi standar.

Sambil menunggu hasil investigasi, langkah-langkah perbaikan mendesak harus segera diambil. Ini termasuk pengawasan kualitas yang lebih ketat, edukasi bagi pihak penyedia makanan, dan peningkatan transparansi agar masyarakat bisa berpartisipasi dalam mengawasi kualitas makanan yang diterima.

Suara Masyarakat adalah Kunci
Kejadian di Kampung Cipadati menjadi pengingat bahwa pelaksanaan program sebesar MBG memerlukan pengawasan yang ketat dan partisipasi aktif dari semua pihak, terutama masyarakat.

Warga diimbau untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan ketidakberesan. Suara mereka adalah kunci untuk memastikan program ini berjalan sesuai tujuannya: memberikan gizi terbaik untuk generasi penerus bangsa.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPDN Beri Penghargaan kepada ABPEDNAS atas Kontribusi dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa
Pimpinan Redaksi Kompas1.id Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya Kepala Desa Bojong Malaka Dedi Dermawan S
•RAI BARBERSHOP• SUMMARECON HADIRKAN LAYANAN HAIRCUT & SHAVES PREMIUM DI BEKASI
BHABINKAMTIBMAS DESA MEKARRAHAYU SAMBANG WARGA KP. CICUKANG AJAK JAGA KERUKUNAN & TANGKAL HOAX*
Sebuah Memorandum untuk Masa Depan: Langkah Awal Nala
‎Buntut Temuan BPK AMPAS Desak Bupati Copot Bendahara Disdikbud Aceh singkil
Pergantian Pimpinan Polres Kuningan
Lapas Garut Gandeng PT Mandraguna Tawarkan Solusi Pengolahan Limbah Kulit Berbasis Ekonomi Sirkular
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:26 WIB

IPDN Beri Penghargaan kepada ABPEDNAS atas Kontribusi dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:12 WIB

•RAI BARBERSHOP• SUMMARECON HADIRKAN LAYANAN HAIRCUT & SHAVES PREMIUM DI BEKASI

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:56 WIB

BHABINKAMTIBMAS DESA MEKARRAHAYU SAMBANG WARGA KP. CICUKANG AJAK JAGA KERUKUNAN & TANGKAL HOAX*

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:11 WIB

Sebuah Memorandum untuk Masa Depan: Langkah Awal Nala

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:54 WIB

‎Buntut Temuan BPK AMPAS Desak Bupati Copot Bendahara Disdikbud Aceh singkil

Berita Terbaru