Lapas Garut Gandeng PT Mandraguna Tawarkan Solusi Pengolahan Limbah Kulit Berbasis Ekonomi Sirkular

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Garut, 8 Juli 2026 Kompas 1.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut terus memperkuat perannya sebagai institusi pemasyarakatan yang produktif dan inovatif melalui pengembangan program pengelolaan limbah kulit berbasis ekonomi sirkular. Upaya tersebut diwujudkan melalui sinergi dengan PT Mandraguna, dalam rangka mengembangkan sistem pengolahan limbah kulit yang lebih ramah lingkungan, bernilai ekonomi, dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam menjawab persoalan limbah industri penyamakan kulit yang selama bertahun-tahun menjadi tantangan lingkungan di Kabupaten Garut. Sebagai salah satu sentra industri kulit nasional, Garut memiliki potensi ekonomi yang besar, namun juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah hasil proses penyamakan kulit yang membutuhkan solusi terpadu.

Melalui kerja sama tersebut, Lapas Garut mengembangkan pemanfaatan limbah kulit sebagai media budidaya maggot (Black Soldier Fly/BSF). Maggot yang dihasilkan akan dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak berprotein tinggi, sementara residunya (frass) diolah menjadi pupuk organik yang mendukung program ketahanan pangan di lingkungan Lapas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan PT Mandraguna merupakan bagian dari transformasi pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter warga binaan, tetapi juga menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Lapas harus mampu menjadi bagian dari solusi. Melalui kolaborasi dengan PT Mandraguna, kami ingin menghadirkan model pengelolaan limbah yang tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi serta menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan. Inilah wujud nyata pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan.”

Baca Juga:  Adhitya Fatur Rohman Pimpin BPC HIPMI Kabupaten Bandung

Dalam tahap pengembangannya, Lapas Garut menargetkan kapasitas pengolahan limbah kulit hingga 10.000 liter per hari. Peningkatan kapasitas akan dilakukan secara bertahap seiring berkembangnya infrastruktur, teknologi, dan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, program ini diharapkan mampu menghasilkan ekosistem usaha yang terintegrasi, mulai dari pengolahan limbah, produksi maggot, pembuatan pupuk organik, hingga pemanfaatannya untuk mendukung sektor peternakan dan pertanian. Warga binaan juga memperoleh keterampilan praktis di bidang pengelolaan limbah, budidaya maggot, serta kewirausahaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kolaborasi antara Lapas Garut dan PT Mandraguna menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan dunia usaha mampu menghadirkan solusi inovatif terhadap persoalan lingkungan sekaligus memperkuat program pemberdayaan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan limbah berbasis pemasyarakatan yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

Inovasi tersebut juga sejalan dengan upaya mendukung pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta penguatan kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan.

Humas Lapas Kelas IIA Garut -Wa Ratno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pergantian Pimpinan Polres Kuningan
JALAN DAN JEMBATAN PEDALAMAN RUSAK PARAH, WARGA HARUS TARUH NYAWA SETIAP HARI
Pemimpin Teladan
Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU, Diduga Rugikan Negara Rp5 Triliun
Permohonan Doa dari Korwil Bekasi dan Keluarga Besar Kompas1ID
Kunci Ganda Jadi Penyelamat, Aksi Percobaan Curanmor Di Rumah Makan Berujung Penangkapan
Diduga Aksi Pencurian Motor Berakhir Terjatuh di Cibaduyut
Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Ketua LSM Harimah Kabupaten Bekasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:06 WIB

Pergantian Pimpinan Polres Kuningan

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:36 WIB

Lapas Garut Gandeng PT Mandraguna Tawarkan Solusi Pengolahan Limbah Kulit Berbasis Ekonomi Sirkular

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:56 WIB

JALAN DAN JEMBATAN PEDALAMAN RUSAK PARAH, WARGA HARUS TARUH NYAWA SETIAP HARI

Rabu, 8 Juli 2026 - 03:16 WIB

Pemimpin Teladan

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:31 WIB

Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU, Diduga Rugikan Negara Rp5 Triliun

Berita Terbaru

Uncategorized

Pergantian Pimpinan Polres Kuningan

Rabu, 8 Jul 2026 - 10:06 WIB