Pemkot Bandung Resmikan Pos Kesehatan Pesantren Garda Terdepan

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meresmikan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) di Pondok Pesantren Nurul Iman, Rabu 10 September 2025.

Kota Bandung
Rabu, 10 September 2025
Kehadiran Poskestren ini menjadi bagian dari gerakan Aksi Bergizi sekaligus peluncuran model Pesantren Sehat yang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesehatan santri.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut, kesehatan adalah pondasi utama pembangunan bangsa. Hadirnya Poskestren akan membantu mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“RPJMD Kota Bandung 2025–2029 telah menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas dengan menekankan upaya promotif dan preventif. Dengan Poskestren, kita ingin santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki tubuh bugar, mental kuat, dan sosial yang tangguh,” ujarnya.

Erwin juga mengingatkan, santri adalah aset berharga bangsa yang harus dijaga sejak dini kesehatannya. Ia mendorong para santri untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Santri yang kuat bukan hanya sehat jasmani, tetapi juga tangguh secara mental, adaptif secara sosial, dan cerdas secara budaya. Ilmu yang kalian dapatkan di pesantren ini harus menjadi bekal untuk kehidupan, baik di dunia maupun akhirat,” tutur Erwin.

Erwin pun menyoroti masalah kesehatan yang kerap dialami remaja, salah satunya anemia. Kondisi ini, katanya, berdampak pada konsentrasi belajar dan kualitas hidup.

“Peningkatan derajat kesehatan di pesantren tidak bisa ditunda. Mari biasakan pola makan bergizi seimbang, perilaku hidup bersih, serta pemeriksaan kesehatan rutin,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam menjelaskan, Poskestren dirancang sebagai pusat layanan kesehatan di lingkungan pesantren.

Baca Juga:  HIPMI Cimahi Menggelar Konser Bisnis Pemerintah Mendorong Para Wirausaha UMKM

Programnya mencakup edukasi gizi, aksi bergizi berupa makan bersama dengan menu seimbang, minum tablet tambah darah bagi santriwati, pembinaan kader santri Husada, hingga pemeriksaan kesehatan dasar oleh puskesmas.

“Target kami adalah terbentuknya Poskestren dengan struktur yang aktif serta peningkatan pengetahuan 120 santri terkait gizi seimbang dan perilaku hidup sehat. Program ini didukung Dana Alokasi Khusus non-fisik tahun anggaran 2025,” jelas Sony.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, R. Vini Adiani Dewi menilai, inisiatif Poskestren sebagai langkah membanggakan.

“Saya apresiasi, Kota Bandung siap membangun Poskestren di pesantren-pesantren lain. Ini bukan hanya kebanggaan Kota Bandung, tapi juga Jawa Barat. Kesehatan remaja, khususnya santri, adalah modal berharga menuju Indonesia Emas,” ujarnya.

Sedangkan, Ketua Yayasan Pesantren Nurul Iman, KH Khoiruddin Aly berterima kasih atas perhatian Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar terhadap dunia pesantren. Ia menilai, kesehatan santri sama pentingnya dengan pembinaan akhlak.

“Dengan pola makan teratur dan lingkungan bersih, insyaallah santri lebih sehat jasmani maupun rohani. Dari 2.500 santri, baru 1.300 yang bisa ditampung di asrama. Kami berharap dukungan untuk melengkapi fasilitas yang ada,” ujarnya.

Acara peresmian ditandai dengan pembacaan deklarasi Poskestren oleh Santri Husada serta penyerahan simbolis SK Poskestren dan bantuan alat kesehatan dari Wakil Wali Kota Bandung kepada pengurus pesantren.

Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GAMMA LAPORKAN KELEBIHAN BAYAR DI PUPR LEBAK, KEJAKSAAN NEGERI LAKUKAN PENYELIDIKAN
Momentum Baru: Pelantikan AMMDI Buka Era Kolaborasi dan Inovasi
*Polsek Margaasih Kawal Lomba Kader Posyandu Terpadu Tingkat Kecamatan Margaasih, Wujudkan Sinergi Kamtibmas & Kesehatan*
Fokus Grup Diskusi dan FGD Bahas Rencana Pembentukan Daerah Pemilihan DPRA di Subulussalam
‎Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Singkil Gelar Bakti Sosial dan Santunan di Panti Asuhan Putri Aisyiyah
Kepala BSKDN Apresiasi Langkah Strategis Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
‎Seluruh SKPK Tuntaskan Tahapan Penatausahaan APBK 2026, Menuju Pencetakan DPA
Jumat Berkah: Kebaikan Sederhana yang Membawa Berkah Luas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:07 WIB

GAMMA LAPORKAN KELEBIHAN BAYAR DI PUPR LEBAK, KEJAKSAAN NEGERI LAKUKAN PENYELIDIKAN

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:47 WIB

Momentum Baru: Pelantikan AMMDI Buka Era Kolaborasi dan Inovasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:42 WIB

*Polsek Margaasih Kawal Lomba Kader Posyandu Terpadu Tingkat Kecamatan Margaasih, Wujudkan Sinergi Kamtibmas & Kesehatan*

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:03 WIB

Fokus Grup Diskusi dan FGD Bahas Rencana Pembentukan Daerah Pemilihan DPRA di Subulussalam

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:06 WIB

‎Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Singkil Gelar Bakti Sosial dan Santunan di Panti Asuhan Putri Aisyiyah

Berita Terbaru