Usulan Partisipasi Masyarakat Mampu Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Memunculkan Beragam Tanggapan

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Jakarta, 27 Juni 2026 — Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mengemukakan usulan agar warga masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih ikut berpartisipasi dengan menyumbangkan sebagian hartanya untuk mendukung keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Usulan ini disampaikan di tengah kebutuhan anggaran yang terus meningkat mengingat jangkauan program yang melayani jutaan pelajar dan kelompok masyarakat rentan di seluruh tanah air.

Menurut Ketua DPD RI, semangat gotong royong yang telah menjadi budaya bangsa sejak lama dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara untuk menjaga keberlanjutan program tersebut. “Kalau ada masyarakat yang mampu dan ingin ikut berkontribusi, kenapa tidak? Ini bagian dari semangat gotong royong untuk saling membantu sesama,” ujarnya dalam keterangan pers, baru-baru ini.

Namun, usulan tersebut segera memicu tanggapan yang beragam dari berbagai kalangan. Sebagian pihak menyambut baik gagasan itu dan menilainya sebagai wujud kepedulian sosial yang patut didukung. Dengan adanya bantuan dari masyarakat, beban anggaran negara dapat sedikit berkurang dan manfaat program bisa dirasakan lebih luas.

Di sisi lain, tidak sedikit pihak yang memiliki pandangan berbeda. Mereka berpendapat bahwa program yang bersifat publik dan menyeluruh seperti pemberian makan bergizi gratis seharusnya tetap menjadi tanggung jawab utama negara. Pembiayaannya dinilai sebaiknya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikelola secara efektif, transparan, dan akuntabel, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau beban baru bagi masyarakat.

Terlepas dari perbedaan pandangan tersebut, sebagian besar pihak sepakat bahwa yang paling utama adalah memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dikelola dengan tepat sasaran, efisien, dan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak serta kelompok masyarakat yang membutuhkan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Santunan Rp50 Juta Diserahkan, Keluarga Korban Latsarmil Minta Evaluasi Agar Tragedi Tak Terulang
​Rakor Regional Monev Pelaksanaan Program Direktif Presiden, Dede Yusup tekankan Dorong Pertumbuhan ekonomi Daerah
‎Temu Ramah PPA  Dan PUPR Perkuat Sinergitas
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) harus memiliki nyali besar dalam penegakan aturan, penindakan hukum dan pengamanan aset milik negara.
BEA CUKAI & PEMPROV JABAR MUSNAHKAN 44 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL, SELAMATKAN NEGARA RP32,9 MILIAR
Bupati Lampung Utara Apresiasi DPRD Usai Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025
PEMERINTAH KUNINGAN TERIMA BANTUAN RP 10,8 MILIAR UNTUK PERBAIKAN JALAN INPRES LURAGUNG
Cerdas Mengurus Hak Waris: Membedakan Biaya Resmi Prosedur dan Jasa Profesional
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:24 WIB

Santunan Rp50 Juta Diserahkan, Keluarga Korban Latsarmil Minta Evaluasi Agar Tragedi Tak Terulang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:15 WIB

Usulan Partisipasi Masyarakat Mampu Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Memunculkan Beragam Tanggapan

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:20 WIB

​Rakor Regional Monev Pelaksanaan Program Direktif Presiden, Dede Yusup tekankan Dorong Pertumbuhan ekonomi Daerah

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:21 WIB

‎Temu Ramah PPA  Dan PUPR Perkuat Sinergitas

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:31 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) harus memiliki nyali besar dalam penegakan aturan, penindakan hukum dan pengamanan aset milik negara.

Berita Terbaru