STAINUS Garut Jalin Kerjasama Dengan Desa Sukamulya Pangatikan

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut KOMPAS1.id
Sekolah Tinggi Agama Islam Nusantara (STAINUS) Garut menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Suka Mulya, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa.

Kepala Desa Suka Mulya, **Uus Kustiwa**, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi hadirnya STAINUS Garut di tengah masyarakat melalui kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi akan membuka peluang besar dalam mendukung program pembangunan desa, terutama dalam bidang pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:  Harga Emas Turun Hari Ini, Sentuh Rp2,8 Juta per Gram

Pihak STAINUS Garut melalui **Hj. Neti Yuliawati, S.IP., S.Mi.**, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen STAINUS dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan pendidikan dan riset berbasis kebutuhan masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa STAINUS akan terus memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai desa di Kabupaten Garut untuk mewujudkan visi perguruan tinggi yang profesional, religius, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RAHASIA PARA WALI MINUM KOPI: 5 KHASIAT ALA SYEKH IHSAN JAMPES
Ketika Tubuh Menjadi Akses Utama
Pelantikan Pengcab KODRAT Kabupaten Bandung dan Kejuaraan Tarung Derajat Bupati Cup.
Demokrasi, Opini Dan Kepastian Hukum*
Menunggu 8 Jam Malah Dibully: Bobroknya Etika Pelayanan Kesehatan Pasien BPJS
Dua Pekan Penindakan, Polres Subang Ungkap 21 Kasus Narkoba, 26 Orang Jadi Tersangka
Bantah Isu Lingkungan, SPPG Wonosegoro Justru Jadi Motor Ekonomi Warga Boyolali.
‎Lumpuhnya Fasilitas Publik di Lae Butar: Warga Mengeluh, Jalan Rusak dan Sampah Dibiarkan Mangkrak
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:35 WIB

RAHASIA PARA WALI MINUM KOPI: 5 KHASIAT ALA SYEKH IHSAN JAMPES

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:12 WIB

Ketika Tubuh Menjadi Akses Utama

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:08 WIB

Pelantikan Pengcab KODRAT Kabupaten Bandung dan Kejuaraan Tarung Derajat Bupati Cup.

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Demokrasi, Opini Dan Kepastian Hukum*

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Menunggu 8 Jam Malah Dibully: Bobroknya Etika Pelayanan Kesehatan Pasien BPJS

Berita Terbaru