Jalan Alternatif Kota Baharu Menuju Gunung Meriah, Licin Dan Berlumpur

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Aceh Singkil — Kondisi jalan lintas Kota Baharu – Gunung Meriah, Aceh Singkil. Kian menyulitkan di lintasi, sebab kurangnya perawatan dari perusahaan perkebunan PT. Nafasindo dan di tambah dengan musim penghujan. Kamis, (18/12/2025). Sebut Rayali Lingga, warga Kota Baharu.

“Seharusnya, dengan kondisi musim penghujan seperti ini perusahaan lebih proaktif memperhatikan kondisi jalan. Dengan mempercepat perbaikan pemeliharaan berkala, karena selain untuk kepentingan warga sekitar perusahaan. Tentu terkhususnya bagi karyawannya itu sendiri,” tuturnya, sambungannya.

Kondisi jalan alternatif melalui perusahaan sekarang, kondisinya licin. Membentuk lobang dan bertebing, tidak jarang pengendara terpeleset dan harus bangkit kembali, seperti kendaraan roda empat yang melewati jalan itu harus bolak-balik naik turun di saat tanjakan.

“Memang betul, ini jalan milik HGU PT.Nafasinfo. namun setidaknya memberikan manfaat untuk orang banyak sekitar perusahaan perkebunan itu sendiri. Dengan memperhatikan kondisi jalan, tidak hanya mengambil manfaat. Tanpa memperdulikan kepentingan orang banyak,” jelas Rayali, sambungannya.

Di ketahui masyarakat Kecamatan Kota Baharu, kebanyakan memanfaatkan jalan lintas alternatif ke Gunung Meriah, Aceh Singkil. Melalui HGU Perusahaan Perkebunan PT.Nafasinfo, semenjak dari dulu hingga sekarang.

“Tentunya, ini menjadi perhatian khusus dari perusahaan itu sendiri. Apalagi setuasi sekarang pada masa bencana alam longsor dan banjir. Seharusnya perhatian jalan dan bantuan untuk kemanusiaan peduli itu ada, malah tidak ada nampak pergerakan untuk seputaran wilayah perusahaan itu sendiri.” Tegas Rayali.

Reporter Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah
‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎
Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026
Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan
Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini
Tinjau Lokasi 20 Hektare, Wali Kota Subulussalam Bawa Tim Verifikasi Pusat ke Calon Lahan Sekolah Nasional Integritas di Lae Saga
Menanam Integritas Sejak Dini: KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi untuk Sekolah
‎Perkebunan Astra Adakan Bakti Sosial di Aceh Singkil Berupa Donor Darah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:26 WIB

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:08 WIB

‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:14 WIB

Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:06 WIB

Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:26 WIB

Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini

Berita Terbaru