CV. Gemilang Indah Mandiri Disorot: Proyek Rehabilitasi SMK Negeri 1 Sungai Penuh Diduga Asal Jadi, Dinas Pendidikan Jambi Diminta Bertindak

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH Kompas1.id
Proyek rehabilitasi ruang kepala sekolah dan ruang guru di SMK Negeri 1 Sungai Penuh, yang bersumber dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pekerjaan dengan nilai anggaran sebesar Rp150.133.000 (termasuk pajak) itu diduga dikerjakan secara asal jadi dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Selasa 11/11/2025.

Pantauan media ini di lapangan pada Senin, 10 November 2025, menunjukkan bahwa atap bangunan tampak bergelombang dan tidak terpasang rapi, sehingga menimbulkan dugaan adanya pengerjaan yang tidak mengikuti standar teknis. Kondisi tersebut membuat hasil proyek terlihat kurang berkualitas dan dikhawatirkan tidak akan bertahan lama.

Selain itu, pekerjaan pengecatan juga menjadi sorotan. Cat dinding terlihat menggantung, tidak merata, bahkan pada beberapa bagian mulai mengelupas. Hasil akhir pekerjaan jauh dari yang diharapkan, memperkuat dugaan bahwa proyek ini tidak dilakukan dengan kualitas pengerjaan yang baik.

Proyek yang berlokasi di Desa Sungai Liuk, Kota Sungai Penuh, ini dikerjakan oleh CV. Gemilang Indah Mandiri dengan waktu pelaksanaan 60 hari kalender, melalui tahun anggaran 2025.

Sejumlah warga meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi agar turun tangan langsung meninjau hasil pekerjaan tersebut. Mereka berharap adanya tindakan tegas terhadap pelaksana proyek jika terbukti melakukan pekerjaan tidak sesuai kontrak.

“Kami berharap Kepala Dinas turun langsung melihat kondisi di lapangan. Kalau pekerjaan seperti ini dibiarkan, kualitas bangunan sekolah akan terus menurun,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat juga mendesak agar pengawasan proyek pendidikan diperketat, sehingga dana publik benar-benar digunakan untuk mendukung mutu pendidikan, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi.

( Deni )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Oknum Kabid Memanas, Klarifikasi Sepihak Tuai Sorotan Tajam
Diduga Aniaya Wanita di Tempat Karaoke, Oknum Pejabat Pemkot Sungai Penuh Disorot Publik
PHLASA COFFEE Akan Dibuka di Sungai Penuh, Sajikan Kuliner Tradisional dengan Suasana Nyaman
Bejat Pemuda di Kerinci Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi
Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Bersama Polri untuk Bantu Masyarakat
Jelang Idul Fitri 1447 H, Gas Elpiji 3 Kg di Sungai Penuh Langka, Harga Melonjak Hingga Rp35 Ribu
Pemkab Kerinci Bersama PT KMH Lakukan Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci
Satreskrim Polres Kerinci Ungkap Kasus Penggelapan di Siulak, Seorang Mahasiswa Diamankan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Kekerasan Oknum Kabid Memanas, Klarifikasi Sepihak Tuai Sorotan Tajam

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:49 WIB

Diduga Aniaya Wanita di Tempat Karaoke, Oknum Pejabat Pemkot Sungai Penuh Disorot Publik

Senin, 23 Maret 2026 - 09:08 WIB

PHLASA COFFEE Akan Dibuka di Sungai Penuh, Sajikan Kuliner Tradisional dengan Suasana Nyaman

Minggu, 15 Maret 2026 - 03:20 WIB

Bejat Pemuda di Kerinci Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:46 WIB

Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Bersama Polri untuk Bantu Masyarakat

Berita Terbaru

Berita

Polres Lampung Utara Kawal Aksi TRINUSA di Lapas Kotabumi

Kamis, 2 Jul 2026 - 09:08 WIB