Peringatan HUT ke-81 RI, Bupati Nanda Indira Serukan Penghormatan dan Kepedulian kepada Pejuang Kemerdekaan

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, – KOMPAS1.id || 17 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Pesawaran melangsungkan Upacara Penaikan Sang Merah Putih dalam Rangka Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari refleksi atas perjuangan para pahlawan sekaligus pengingat bagi generasi penerus untuk mengisi kemerdekaan dengan karya.

Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara juga turut dihadiri Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H., jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, kepala perangkat daerah, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Ahmad Rico Julian bertugas membacakan teks Proklamasi. Sementara itu, bertindak sebagai Komandan Upacara, Lettu. Marinir Benny Muses Simanjuntak, yang merupakan Wakil Komandan Kompi B Yonif 7 Marinir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun Perwira Upacara yaitu Kapten Infanteri Agus Rahman selaku Danramil 02 Gedong Tataan, sedangkan Komandan Paskibraka dipercayakan kepada Ipda. Fara Eldiba, S.Tr.I.K., selaku Kanit Gakum Satlantas Polres Pesawaran.

Pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang merupakan putra-putri terbaik dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Pesawaran. Emeraldu Lutfi Alfahri dari SMAN 1 Gedong Tataan dipercaya sebagai pengerek bendera, Siti Nur Ari Sahrani sebagai pembawa baki, Fajri Hanan sebagai pembentang, dan Rafi Ramadhan sebagai pembawa bendera.

Selepas upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan ramah tamah di Aula Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Bupati Nanda Indira bersama Wakil Bupati dan jajaran menyambut para pejuang kemerdekaan, veteran, anggota Pepabri, Warakawuri, serta Weredatama.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga menyerahkan cinderamata sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan atas jasa serta pengorbanan para pejuang yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga:  ‎HIMAPAS GELAR AKSI DI DEPAN KANTOR GUBERNUR ACEH, DESAK PEMBERHENTIAN SEMENTARA BUPATI ACEH SINGKIL

Bupati Nanda Indira dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa.

Untuk itu, generasi muda dinilai perlu memahami beratnya perjuangan yang telah dilalui para pendahulu bangsa. Semangat pantang menyerah dan kecintaan terhadap tanah air yang ditunjukkan para pejuang harus menjadi teladan dalam kehidupan generasi saat ini.

“Anak muda zaman sekarang harus tahu bagaimana beratnya perjuangan masa lalu. Kita wajib meneladani semangat pantang menyerah mereka dan menghargai jerih payah para pejuang, baik dalam merebut kemerdekaan maupun dalam mempertahankannya,” kata Bupati.

Pada momentum tersebut, Bupati Nanda Indira juga memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan para veteran di Kabupaten Pesawaran. Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat desa untuk memastikan para pejuang dan veteran mendapatkan perhatian dan penghormatan yang layak.

“Saya meminta dan menginstruksikan agar setiap pejuang dan veteran dimuliakan oleh masyarakat. Mereka harus diperhatikan dengan baik. Jika ada di antara para veteran kita yang mengalami kesulitan, saya minta pihak desa harus cepat tanggap dan membantu,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar tidak ada veteran di Kabupaten Pesawaran yang luput dari pendataan maupun perhatian pemerintah. Menurutnya, memastikan para pejuang dapat menjalani masa tua dengan layak merupakan bagian dari tanggung jawab moral bersama.

“Jangan sampai ada veteran di Kabupaten Pesawaran yang tidak diketahui oleh negara dan tidak mendapat perhatian yang layak. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama untuk memastikan masa tua para pejuang berjalan dengan penuh martabat dan kesejahteraan,” pungkasnya.

 

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru