Mengenal Shimon Sakaguchi: Penemu Pengendali Sistem Imun yang Mencegah Autoimun

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompaz1.id
​Sistem kekebalan tubuh manusia dirancang untuk melindungi diri dari serangan patogen berbahaya seperti bakteri dan virus.Bandung 20 Agustus 2026 Namun, bagaimana tubuh dapat membedakan antara musuh luar dan sel-sel sehatnya sendiri? Jawabannya terletak pada penemuan penting oleh imunolog asal Jepang, Shimon Sakaguchi, yang menemukan peran krusial dari sel T regulator (Treg).
​Mekanisme Kerja dan Penemuan Sel T Regulator

​Sebelum penemuan Sakaguchi, pemahaman medis mengenai toleransi imunologis masih terbatas. Pada pertengahan 1990-an, beliau berhasil mengidentifikasi populasi khusus sel T yang berfungsi sebagai “rem” atau pengendali dalam sistem kekebalan tubuh.
​Penjaga Keseimbangan Imun: Sel T regulator bertugas menekan respon imun berlebihan yang berpotensi merusak jaringan tubuh yang sehat.

​Pencegahan Autoimun: Tanpa keberadaan sel Treg yang berfungsi dengan baik, sistem imun dapat melancarkan serangan salah sasaran terhadap organ tubuh sendiri, yang memicu penyakit autoimun seperti lupus, arthritis rheumatoid, dan diabetes tipe 1.
​Dampak Penemuan bagi Dunia Medis
​Kontribusi Shimon Sakaguchi membuka era baru dalam bidang imunologi dan terapi medis modern:

​Pengobatan Penyakit Autoimun: Membuka jalan bagi terapi berbasis manipulasi sel Treg untuk menenangkan sistem imun yang overaktif.
​Terapi Kanker (Imunoterapi): Dalam kasus kanker, sel Treg terkadang justru melindungi sel tumor dari serangan imun. Dengan menghambat aktivitas Treg secara spesifik, dokter dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan sel kanker.
​Transplantasi Organ: Membantu meningkatkan keberhasilan transplantasi organ dengan mengurangi risiko penolakan organ oleh sistem imun penerima.

​Penemuan ini membuktikan betapa pentingnya keseimbangan (homeostasis) dalam tubuh manusia—di mana kendali dan perlindungan harus berjalan secara seimbang demi menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Bob Hariawan. Kabiro Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru