GUBERNUR DEDI MULYADI BERIKAN TEMPAT VIP KEPADA PETANI, OJOL, DAN PEKERJA BANGUNAN DI UPACARA HUT RI KE-81

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BANDUNG — Peringatan upacara pengibaran bendera HUT Kemerdekaan RI ke-81 di halaman Gedung Sate, Bandung, terasa berbeda dan penuh makna. Sejumlah warga sipil — mulai dari petani, pengemudi ojek online, petugas kebersihan, hingga pekerja bangunan — justru mendapat tempat khusus di area VIP, tepat di bawah saung semi permanen yang biasanya diperuntukkan bagi pejabat.

Penempatan para pekerja di area terhormat ini menjadi bentuk penghargaan tulus dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat yang setiap hari bekerja dan berkontribusi nyata dalam pembangunan serta pemeliharaan lingkungan di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, menyampaikan hal tersebut di hadapan peserta upacara:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadirannya. Kami juga menyampaikan permohonan maaf pada saat ini kita berada di luar arena tenda VIP. Karena tenda VIP hari ini diisi oleh para petani, nelayan, ojol, Grab, termasuk kuli bangunan,” ujar Dedi.

Menurut KDM, para pekerja tersebut telah memberikan kontribusi nyata dalam berbagai pembangunan di Jawa Barat, termasuk penataan halaman Gedung Sate yang kini dikenal dengan nama Pesanggrahan Pancarasa.

Baca Juga:  Polisi Lakukan Evakuasi Mobil Masuk Ke Parit Usai Hindari Motor Yang Hilang Kendali

Secara khusus, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang hadir mengikuti upacara. Beliau menyampaikan bahwa para petugas tersebut setiap hari bekerja membersihkan jalan dan fasilitas publik di berbagai wilayah, dan saat ini jumlah petugas kebersihan yang telah direkrut oleh Pemprov Jawa Barat telah mencapai lebih dari 3.000 orang.

“Hari ini upacara juga diikuti oleh para tukang sapu yang setiap hari membersihkan seluruh areal jalan-jalan di Provinsi Jawa Barat, yang hampir kita rekrut lebih dari 3.000 orang,” tegas Dedi Mulyadi.

Langkah ini menyiratkan pesan mendalam: bahwa pembangunan dan kemajuan daerah tidak hanya berkat para pejabat, melainkan juga berkat keringat dan kerja keras seluruh lapisan masyarakat. Para pekerja biasa yang sering kali luput dari perhatian justru ditempatkan di posisi paling terhormat, sebagai bukti bahwa merekalah sesungguhnya pilar pembangunan yang nyata.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru