Kompas1 id
SUBULUSSALAM – Rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang berlokasi di Desa Lae Saga, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat setempat. Sekolah yang merupakan satu-satunya percontohan di Sumatera ini diprediksi akan mulai memasuki tahap pembangunan fisik pada bulan Oktober 2026 mendatang.
Selama ini dikenal sebagai salah satu kecamatan yang terpencil, kehadiran SNT diyakini akan mengubah citra Longkib bertransformasi menjadi kawasan berskala nasional. Keberhasilan menghadirkan sekolah berstandar nasional ini tidak lepas dari peran aktif Kepala Desa beserta seluruh warga yang secara sukarela menyediakan tanah seluas 20 hektar untuk lokasi pembangunan.
Ketersediaan lahan yang memadai itu menjadi syarat mutlak yang dipenuhi warga agar Kota Subulussalam dan khususnya Longkib terpilih menjadi lokasi pendirian sekolah rintisan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun pembangunan fisik akan dimulai akhir tahun ini, proses penerimaan peserta didik baru untuk jenjang SMP dan SMA SNT 1 Kota Subulussalam untuk tahun ajaran 2026/2027 sudah resmi dibuka dan berjalan lancar. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dan dukungan masyarakat untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas setara standar nasional bagi putra-putri daerah.
Warga berharap, kehadiran sekolah ini tidak hanya mencerdaskan generasi penerus, tetapi juga membawa dampak kemajuan infrastruktur, ekonomi, dan membuka akses keterhubungan yang lebih baik bagi Kecamatan Longkib ke depannya(Ramona)














