Menjelang Perpisahan dengan Ramadhan: Waktu yang Singkat, Makna yang Mendalam

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Bulan suci Ramadhan kini semakin mendekati penghujungnya. Setiap tahun kita selalu merasakan hal yang sama—waktu terasa begitu cepat berlalu ketika kita sedang menikmati keberkahan yang melimpah di bulan penuh rahmat ini. Dari terbit fajar hingga terbenam matahari, hari-hari dilalui dengan kesadaran untuk menahan diri, menjaga puasa, serta memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.

Kini, tanda-tanda perpisahan dengan Ramadhan mulai terasa. Heningnya malam dan datangnya pagi seolah mengingatkan bahwa bulan yang penuh ampunan ini perlahan akan meninggalkan kita.

Masih teringat bagaimana meriahnya awal Ramadhan disambut dengan penuh suka cita. Rumah-rumah dipenuhi nuansa bulan suci, aroma hidangan sahur dan berbuka menggugah selera, serta lantunan takbir dan salawat menghiasi aktivitas sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di awal bulan, kita menanamkan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik—memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, mempererat kebersamaan dengan keluarga, dan memperkuat kepedulian kepada sesama.
Namun waktu terus berjalan. Hari demi hari berlalu, membawa kita semakin dekat pada saat di mana Ramadhan harus pergi.

Memasuki malam-malam terakhir Ramadhan, semangat beribadah justru semakin terasa. Banyak orang memanfaatkan setiap detik yang tersisa untuk memperbanyak salat, membaca Al-Qur’an, serta memanjatkan doa dengan penuh harap. Kita sadar, kesempatan merasakan ketenangan dan keberkahan seperti ini hanya datang sekali dalam setahun. Karena itu, setiap kebaikan berusaha kita raih sebelum Ramadhan benar-benar berlalu.

Baca Juga:  Negeri Banyak Dusta

Di saat yang sama, kita juga mulai merenung. Apakah puasa yang kita jalani sudah benar-benar terjaga? Apakah ibadah kita meningkat? Apakah kita telah menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih dermawan, dan lebih peduli kepada sesama? Meski mungkin masih ada kekurangan, Ramadhan tetap memberikan pelajaran berharga tentang kesabaran, rasa syukur, dan pentingnya memperbaiki diri.

Menjelang akhir Ramadhan, umat Muslim juga mulai mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Fitri. Rumah dibersihkan, pakaian baru disiapkan, dan hidangan khas lebaran mulai direncanakan. Namun di balik semua persiapan itu, terselip rasa haru karena bulan yang begitu istimewa akan segera pergi.

Puncak perpisahan dengan Ramadhan terasa saat salat Tarawih terakhir dilaksanakan, saat lantunan Al-Qur’an terus dibaca hingga khatam, dan saat doa-doa dipanjatkan dengan harapan mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar. Pada momen itu, umat Muslim memohon kepada Allah SWT agar segala dosa diampuni, ibadah diterima, dan kekuatan diberikan untuk terus istiqamah setelah Ramadhan berlalu.

Pada akhirnya, Ramadhan memang akan pergi. Namun nilai-nilai yang ditanamkan selama bulan suci ini tidak boleh ikut pergi. Semua pelajaran, kebaikan, dan keberkahan yang kita rasakan harus menjadi bekal untuk menjalani kehidupan ke depan.

Dengan harapan, saat Ramadhan kembali hadir di tahun berikutnya, kita datang dengan hati yang lebih siap dan tekad yang lebih kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CALON KEPALA DESA MEKARSARI LINDA EKAWATI GELAR PENGAJIAN & SANTOONAN ANAK YATIM, PERERAT SILATURAHMI WARGA
Pemasangan Kabel Internet APJATEL Berlangsung Cepat, Jalur Kabel Sudah Ditentukan
Kecamatan Longkib Gelar Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2026, Komitmen Hindari Perselisihan
Semangat kepedulian kembali diwujudkan secara nyata melalui aksi penuh kehangatan.
Menjemput Berkah di Hari yang Agung: Cahaya Jumat dalam Dekapan Berbagi
Kota Subulussalam Berjaya, Walikota H. Rasyid Bancin HRB Sabet Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026
Dispora Kabupaten Bandung Matangkan Kesiapan Bandung Bedas Run
Menjemput Keberkahan di Hari Agung: Aksi Nyata Berbagi Lendeng N D’Gank District Cimahi
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:36 WIB

CALON KEPALA DESA MEKARSARI LINDA EKAWATI GELAR PENGAJIAN & SANTOONAN ANAK YATIM, PERERAT SILATURAHMI WARGA

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Pemasangan Kabel Internet APJATEL Berlangsung Cepat, Jalur Kabel Sudah Ditentukan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Kecamatan Longkib Gelar Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2026, Komitmen Hindari Perselisihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Semangat kepedulian kembali diwujudkan secara nyata melalui aksi penuh kehangatan.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Kota Subulussalam Berjaya, Walikota H. Rasyid Bancin HRB Sabet Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026

Berita Terbaru