Kebakaran Hebat Hanguskan 51 Rumah di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, 400 Warga Terdampak

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 01:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
SUKABUMI, 27 Juli 2026 – Bupati Sukabumi Asep Japar turun langsung meninjau lokasi kebakaran besar yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, pada Sabtu (25/7/2026) siang. Api berhasil menghanguskan puluhan bangunan tempat tinggal warga dalam waktu singkat.

Berdasarkan data sementara yang diterima, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu merusak total 51 unit rumah. Sebanyak 70 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 400 jiwa terkena dampak langsung musibah ini.

“Perhitungan sementara memperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp2,5 miliar. Nilai itu mencakup kerusakan bangunan, barang-barang berharga, hingga persediaan padi yang tersimpan di leuit atau lumbung padi milik warga yang ikut terbakar,” ungkap Asep Japar di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebaran api berlangsung sangat cepat karena sebagian besar bangunan di kawasan adat tersebut terbuat dari material bambu, bilik, dan atap ijuk yang mudah terbakar. Selain tempat tinggal, banyak leuit atau lumbung padi warga yang turut hangus, yang berpotensi mengganggu ketahanan pangan keluarga mereka.

Baca Juga:  Sinergi Penguatan Tata Kelola Desa, Kepala Desa Lampung Utara Ikuti Sosialisasi Pendampingan Hukum

“Rumah di sini rata-rata belum permanen, didominasi bambu dan bilik. Hanya sedikit yang sudah beralih ke tembok. Keberadaan banyak lumbung padi juga membuat api semakin cepat merambat,” jelasnya.

Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik, namun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kejadian.

Terkait penanganan pasca-bencana, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menggelar rapat koordinasi lintas instansi pada Minggu (26/7/2026) untuk merumuskan langkah pemulihan, pemberian bantuan darurat, serta rencana pembangunan kembali hunian warga yang disesuaikan dengan kearifan lokal kampung adat tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikers Rendezvous 3 Pecahkan Kemeriahan di Pangandaran, Tangis Haru Warnai HUT ke-60 Panglima Semprul
Meriahnya Bikers Rendezvous 3 di Pangandaran: Tangis Haru Warnai Kejutan Ulang Tahun ke-60 Panglima Semprul
Kondisi Tanggul Lumpur Lapindo Titik 10.D Semakin Kritis, Pemprov Jatim Kajian Opsi Relokasi Warga
Jejak Leluhur yang Diuji: Merajut Doa dan Solidaritas untuk Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya Sinar Resmi
Lampung Utara Sabet Stand Terbaik Kategori Investasi di Jogja Paradise 2026, Potensi Daerah Curi Perhatian Investor
DPC LSM Penjara Indonesia Kabupaten Kuningan Resmi Dikukuhkan
Jalin Sinergi, DPRD Kuningan Gelar Media Gathering di Waduk Darma
Marak Peredaran Obat Golongan G Ilegal Berkedok Warung Kopi di kp Cimuning Bekasi, Kecamatan bantar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 01:58 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 51 Rumah di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, 400 Warga Terdampak

Senin, 27 Juli 2026 - 00:19 WIB

Bikers Rendezvous 3 Pecahkan Kemeriahan di Pangandaran, Tangis Haru Warnai HUT ke-60 Panglima Semprul

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:30 WIB

Kondisi Tanggul Lumpur Lapindo Titik 10.D Semakin Kritis, Pemprov Jatim Kajian Opsi Relokasi Warga

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:03 WIB

Jejak Leluhur yang Diuji: Merajut Doa dan Solidaritas untuk Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya Sinar Resmi

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:21 WIB

Lampung Utara Sabet Stand Terbaik Kategori Investasi di Jogja Paradise 2026, Potensi Daerah Curi Perhatian Investor

Berita Terbaru