BKD Jabar Ungkap DSDA Jadi OPD dengan Indikasi Transaksi Judi Online Terbanyak: 170 Pegawai Terlibat, Total Pemerintah Provinsi Capai Rp14 Miliar

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BANDUNG, 22 Juli 2026 – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat merilis data yang memprihatinkan terkait keterlibatan aparatur sipil negara dalam praktik perjudian daring. Salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi sorotan utama adalah Dinas Sumber Daya Air (DSDA), yang tercatat memiliki jumlah pegawai dengan indikasi transaksi judi online terbanyak dibandingkan instansi lain.

Berdasarkan data yang dirujuk dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), teridentifikasi sebanyak 170 pegawai DSDA yang terlibat dalam transaksi tersebut. Rinciannya terdiri dari 21 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 149 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Secara menyeluruh di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tercatat ada 2.663 pegawai yang terindikasi terlibat, dengan nilai total transaksi yang diperkirakan mencapai Rp14 miliar.

Baca Juga:  SPMB Lahat 2026: Widia Ningsih Tegaskan Sistem Bersih atau Publik Melapor!

Merespons temuan serius ini, Kepala DSDA Jabar, Dikky Achmad Sidik, mengaku sangat terkejut dan segera mengambil langkah tegas dengan menggelar apel khusus bagi seluruh jajarannya. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa keterlibatan dalam judi online merupakan pelanggaran disiplin yang sangat berat dan memiliki konsekuensi fatal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sanksi tegas dapat berujung pada pemecatan. Hal ini khususnya berlaku bagi PPPK yang statusnya terikat dengan perjanjian kerja,” tegas Dikky.

Situasi ini pun memicu kegelisahan di lingkungan kerja. Dikky mengungkapkan bahwa banyak pegawai yang kini diliputi kepanikan, bahkan mengaku mengalami gangguan tidur karena sangat khawatir akan kehilangan pekerjaan mereka akibat masalah hukum dan disiplin ini.
***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAPENDA Kabupaten Bandung Bersama Satpol PP Bentuk Satgas Khusus Penertiban Pajak Reklame
Di Halaman Pengadilan Negeri Jepara: Warga Tunggul Pandean Berseru “Dengarkan Suara Kami, Hentikan Sementara Proyek Itu”
Kapolsek Tanjung Raja Pimpin Patroli Harkamtibmas Imbauan Warga *
Enam Pemuda Diduga Gangster Diamankan Tim Perintis Presisi Polrestabes Bandung, Polisi Sita Tiga Sajam dan Klip Diduga Berisi Obat Terlarang
Sumedang Siap Bangun Sekolah Rakyat, KPK Lakukan Monitoring Demi Pastikan Transparansi dan Akuntabel
KAWAL AKSI BURUH, KAPOLSEK MARGAASIH TURUN LANGSUNG AMANKAN PEMBERANGKATAN UNRAS ALIANSI SP/SB KE CIMAHI*
Air Hujan Solusi Masa Depan: 58 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Dalami Teknologi ISLAH dan Elektrolisis di Sekolah Air Hujan Banyu Bening
Tanah Hibah Masih Sawah, SDN 1 Bojongmalaka Minta Orang Tua Rereongan Urug Lahan.
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:46 WIB

BAPENDA Kabupaten Bandung Bersama Satpol PP Bentuk Satgas Khusus Penertiban Pajak Reklame

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:11 WIB

Di Halaman Pengadilan Negeri Jepara: Warga Tunggul Pandean Berseru “Dengarkan Suara Kami, Hentikan Sementara Proyek Itu”

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:24 WIB

Kapolsek Tanjung Raja Pimpin Patroli Harkamtibmas Imbauan Warga *

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:12 WIB

Enam Pemuda Diduga Gangster Diamankan Tim Perintis Presisi Polrestabes Bandung, Polisi Sita Tiga Sajam dan Klip Diduga Berisi Obat Terlarang

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:18 WIB

Sumedang Siap Bangun Sekolah Rakyat, KPK Lakukan Monitoring Demi Pastikan Transparansi dan Akuntabel

Berita Terbaru